jatimnow.com - Dua sepeda motor milik Taufiqur Rahman, seorang penjual nasi goreng asal Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, raib digondol pencuri. Peristiwa itu membuat korban mengalami trauma hingga memilih berhenti berjualan sementara waktu.
Taufiqur mengetahui kedua sepeda motornya hilang sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (19/1/2026), saat terbangun dari tidur. Ia mendapati salah satu jendela rumahnya terbuka lebar dan diduga menjadi akses masuk pelaku pencurian.
Tak hanya itu, pintu depan rumah korban juga terkunci dari luar. “Setelah dicek, ada kabel antena yang melilit daun pintu dari luar,” kata Taufiqur saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).
Adapun dua sepeda motor yang hilang masing-masing berjenis Honda Revo tahun 2007 dan Yamaha Mio tahun 2014. Kedua motor tersebut diparkir di ruang tengah rumah, bukan di dapur. “Sepeda motor itu diparkir di ruang tengah, bukan di dapur,” tuturnya.
Baca juga:
Hendak Curi Motor, Warga Jember Babak Belur Dihajar Massa
Menurut Taufiqur, Honda Revo biasa digunakan untuk berjualan nasi goreng, sementara Yamaha Mio dipakai untuk keperluan belanja dan mengantar anak sekolah.
Akibat kejadian tersebut, Taufiqur mengaku mengalami trauma mendalam. Ia memutuskan untuk berhenti berjualan sementara meski ada tawaran pinjaman kendaraan dari kerabat. “Banyak saudara menawarkan pinjam motor, tapi saya pilih istirahat dulu karena masih trauma. Takut kejadian lagi,” ungkapnya.
Baca juga:
Sepasang Kekasih Gasak Motor Teman di Gresik, Modusnya Licik
Sementara itu, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Panti telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi. Namun, minimnya fasilitas kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi menjadi kendala dalam mengungkap identitas pelaku.
“Kalau memang motornya bisa kembali, Alhamdulillah. Jika tidak, saya berusaha mengikhlaskannya sebagai musibah,” tandas Taufiqur.