Pixel Code jatimnow.com

Gelar Aksi Damai, Mitra MBG di Tulungagung Komitmen Lakukan Perbaikan

Editor : Bramanta  
Aksi damai mendukung keberlanjutan program MBG di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Aksi damai mendukung keberlanjutan program MBG di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan massa melakukan aksi damai mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tulungagung. Massa yang terdiri dari mitra dan relawan SPPG ini meminta pemerintah tetap melanjutkan program tersebut. Selama masa penutupan, harga kebutuhan pokok anjlok dan mitra mengalami kerugian ratusan juta.

Koordinator Forum Komunikasi Mitra SPPG Tulungagung, Rifqi Firmansyah mengatakan aksi ini diikuti oleh relawan, petani, peternak hingga mitra yang datang mendukung program MBG tetap berjalan seperti sediakala. Mereka meminta pemerintah komitmen untuk terus melanjutkan program tersebut. Para mitra juga berkomitmen bahwa setiap SPPG akan melakukan perbaikan sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Mulai dari sarana prasarana hingga tata kelola administrasi SPPG.

"Yang jelas masalah perbaikan akan kami lakukan, seperti tata kelola dan administrasi SPPG," ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Selama libur sekolah program MBG ini berhenti. Kondisi tersebut berdampak terhadap masyarakat yang selama ini mendapat manfaat dari program MBG. khususnya bagi peternak dan petani Tulungagung. Berbagai harga kebutuhan pokok anjlok yang membuat petani dan peternak merugi.

Baca juga:
Diduga Lakukan Penggelapan, Mantan Calon Bupati Tulungagung Diadukan Polisi

"Seperti harga ayam dan telur yang anjlok. Kemarin saya beli ayam hidup mencapai Rp15 ribu per kilogram," jelasnya.

Disisi lain, penutupan SPPG juga membuat mitra kehilangan intensif harian. Dimana dalam sehari mitra SPPG bisa mendapat intensif Rp6 juta.

Baca juga:
Peringatan Hari Keluarga Nasional, Ratusan Ibu dan Ayah di Tulungagung Ikuti Operasi Sterilisasi

"Selama tutup mitra kehilangan intensif. Jika dihitung selama tiga minggu SPPG tutup, mitra mengalami kerugian sekitar Rp100 juta," pungkasnya.