jatimnow.com - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jember menyatakan dukungan terhadap petisi yang diajukan 58 pedagang Pasar Tanjung yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Jember. Organisasi mahasiswa itu meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember segera mengevaluasi tata kelola pasar untuk menciptakan iklim usaha yang lebih tertib dan berkeadilan.
Wakil Ketua Bidang Politik GMNI Jember, Mochammad Faizin, mengatakan persoalan yang disampaikan para pedagang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah karena dinilai telah berlangsung cukup lama.
"Penolakan tersebut merupakan puncak gunung es yang baru mencuat di permukaan. Masalah ini tidak bisa dipandang hanya sebagai protes dari sebagian kecil pedagang, tetapi menjadi sinyal bahwa ada persoalan tata kelola pasar yang perlu segera diselesaikan," ujar Faizin dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (30/7).
Menurut GMNI, salah satu keluhan pedagang berkaitan dengan aktivitas jual beli di area jalan sekitar Pasar Tanjung yang dinilai memengaruhi aktivitas perdagangan di dalam bangunan utama pasar.
GMNI juga mengingatkan komitmen Bupati Jember Muhammad Fawait yang pada awal masa jabatannya menyampaikan akan memberi perhatian terhadap pasar tradisional sebagai pusat ekonomi masyarakat.
Baca juga:
Tergerusnya Sendi Kehidupan Masyarakat Akibat Lumpuhnya Fungsi Utama Pasar Tanjung Jember
"Kini komitmen tersebut diuji. Apakah kunjungan itu menjadi awal pembenahan pasar secara menyeluruh atau hanya sebatas simbolis," tegas Faizin.
Dalam keterangannya, GMNI menyebut sejumlah pedagang mengeluhkan menurunnya aktivitas transaksi di kios dan los yang berada di dalam bangunan pasar. Organisasi itu menilai kondisi tersebut perlu dikaji lebih lanjut agar penataan kawasan pasar dapat memberikan kesempatan berusaha yang setara bagi seluruh pedagang.
Selain itu, GMNI menyampaikan bahwa beberapa pedagang telah menyampaikan aspirasi melalui kanal pengaduan milik Pemerintah Kabupaten Jember. Namun, menurut mereka, persoalan yang disampaikan belum menunjukkan penyelesaian yang signifikan.
Baca juga:
GMNI Jember Kritik DPRD Larang Wartawan Liput Rapat KUA-PPAS 2027
"Permasalahan Pasar Tanjung tidak bisa lagi diselesaikan hanya dengan retorika. Kami mendorong Pemkab Jember mengambil langkah konkret, tegas, dan berkeadilan agar fungsi pasar sebagai pusat ekonomi masyarakat dapat kembali optimal," tutur Faizin.
GMNI berharap pemerintah daerah dapat melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi pedagang, dalam merumuskan solusi penataan Pasar Tanjung Jember sehingga tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
URL : https://jatimnow.com/baca-86351-gmni-jember-kawal-petisi-pedagang-pasar-tanjung-minta-penataan-pasar