Pixel Code jatimnow.com

Risma Bagikan Pengalaman Bangun Surabaya di Hadapan Ribuan Maba ITS

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
Mantan Mensos Tri Rismaharini membakar semangat maba untuk jadi agen perubahan berdampak. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)
Mantan Mensos Tri Rismaharini membakar semangat maba untuk jadi agen perubahan berdampak. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan mahasiswa baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memulai perjalanan akademiknya melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.

Mengusung tema pembinaan wawasan kebangsaan dan bela negara, Kampus Pahlawan ini mendatangkan sejumlah tokoh nasional untuk membekali para agen perubahan muda, salah satunya Tri Rismaharini.

Menteri Sosial RI periode 2020–2024 sekaligus alumnus Arsitektur ITS tersebut hadir membakar semangat 7.060 mahasiswa baru di GOR Pertamina ITS, Surabaya.

Risma menekankan bahwa kesempatan mengenyam pendidikan di kampus teknik terkemuka ini merupakan amanah besar yang harus dibayar dengan karya nyata bagi masyarakat.

"Saya ingin menegaskan pentingnya mental pejuang, integritas, dan kolaborasi untuk menghadapi tantangan global. Negara ini harus percaya pada kemampuan sumber dayanya sendiri dan tidak bergantung pada pihak lain," ujar Wali Kota Surabaya periode 2010–2020 itu saat mengisi sesi ITS Camp.

Risma membagikan pengalamannya memimpin Kota Surabaya yang diwarnai berbagai inovasi daerah. Keberhasilan pembangunan kota, menurutnya, tidak lepas dari keterlibatan para ahli dan pakar dari ITS yang berani mengambil risiko demi kemajuan publik.

Baca juga:
Berpasangan dengan Gus Hans di Pilgub Jatim 2024, Risma: Saya Personal Belum Kenal

Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, menegaskan komitmen perguruan tinggi yang dipimpinnya untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial tinggi. Pendidikan di ITS dirancang agar lulusan adaptif terhadap tantangan zaman.

"ITS tidak hanya membentuk lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menanamkan integritas dan keberanian menghadirkan solusi bagi persoalan bangsa. Kemampuan teknis saja tidak lagi cukup, mahasiswa harus memiliki empati dan kreativitas," kata Bambang.

Rangkaian PKKMB ITS 2026 berlangsung secara bertahap pada 3–5 Agustus 2026 di tiga titik lokasi kampus. Untuk menjaga kualitas pembelajaran, sebanyak 7.060 mahasiswa baru dibagi ke dalam tiga gelombang pelatihan yang mencakup materi dalam ruangan, kegiatan luar ruangan, wawasan spiritual di Masjid Manarul Ilmi, hingga pembelajaran mandiri berbasis digital (Massive Open Online Course).

Baca juga:
Maju Cagub Jatim 2024, Risma Menghadap Jokowi Besok

Selain Risma, pembekalan mahasiswa baru ITS juga menghadirkan tokoh publik lain di hari berikutnya, seperti Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Prof. Stella Christie.

Langkah konsisten dalam menggembleng kualitas lulusan ini menjadi bagian dari kontribusi ITS mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 terkait pendidikan berkualitas.