Pixel Code jatimnow.com

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah Perkuat Ekonomi Syariah

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
BSI menggandeng Nasyiatul Aisyiyah untuk memperkuat digitalisasi, pemberdayaan perempuan muda, dan inklusi keuangan syariah. (Foto: BSI for jatimnow.com)
BSI menggandeng Nasyiatul Aisyiyah untuk memperkuat digitalisasi, pemberdayaan perempuan muda, dan inklusi keuangan syariah. (Foto: BSI for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk memperkuat ekosistem ekonomi syariah melalui kemitraan strategis dengan Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul Aisyiyah. Kerja sama yang dikukuhkan dalam Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Surakarta, Jawa Tengah, 6–8 Agustus 2026, diarahkan untuk mendorong digitalisasi organisasi, pemberdayaan perempuan muda, serta perluasan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husaini mengatakan kolaborasi dengan organisasi perempuan muda di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah itu tidak berhenti pada penyediaan layanan perbankan.

“Kemitraan strategis dengan PP Nasyiatul Aisyiyah merupakan bagian dari komitmen BSI dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah melalui organisasi kemasyarakatan Islam. Kami ingin menghadirkan layanan keuangan syariah yang mendorong digitalisasi organisasi, pemberdayaan UMKM, serta memberikan kemudahan akses layanan keuangan bagi seluruh anggota,” ujar Erwan di Surakarta, 6 Agustus 2026.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Senior Vice President Islamic Ecosystem BSI Rima Dwi Permatasari dan Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Ariati Dina Puspitasari.

Sejumlah pejabat turut menyaksikan penandatanganan, antara lain Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husain, RCEO BSI Regional 7 Semarang Ficko Hardowiseto, serta Ketua PP Muhammadiyah Bidang Organisasi, Ideologi, Kaderisasi, dan Pembinaan Angkatan Muda Agung Danarto.

Dalam kesepakatan itu, BSI menyiapkan beragam solusi keuangan bagi jaringan Nasyiatul Aisyiyah. Program yang masuk dalam ruang lingkup kerja sama meliputi Langkah Emas Nasyiatul Aisyiyah Berhaji, pembayaran digital, cash management, pembiayaan usaha anggota, hingga kemudahan pembukaan rekening bagi jaringan organisasi di berbagai daerah.

Baca juga:
BSI Perkuat Ekonomi Umat lewat Green Zakat Berbasis Potensi Lokal

Penguatan layanan keuangan digital diharapkan ikut mendorong pengelolaan keuangan organisasi yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

Momentum Muktamar XV juga dimanfaatkan BSI untuk memperluas penggunaan transaksi nontunai. Bank syariah itu mengakuisisi merchant dan menyediakan fasilitas QRIS bagi sekitar 50 tenant UMKM yang mengikuti bazar Muktamar.

BSI juga membuka booth layanan untuk membantu peserta melakukan pembukaan rekening secara digital melalui aplikasi BYOND by BSI. Selain itu, perseroan menghadirkan Mobil Kas Keliling serta memberikan edukasi mengenai berbagai produk dan layanan perbankan syariah.

Baca juga:
BSI Umumkan 50 Pemenang Program Tabungan Haji Berhadiah Umrah

Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah mengangkat tema “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan”. Forum organisasi tersebut diikuti sekitar 1.100 peserta resmi dan lebih dari 6.000 anggota umum yang berasal dari 35 Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah dan 394 Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah di Indonesia.

Bagi BSI, cakupan peserta dan jaringan organisasi itu menjadi ruang untuk memperluas akses layanan keuangan syariah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi anggota, khususnya perempuan muda dan pelaku UMKM.

“Kemitraan antara BSI dan PP Nasyiatul Aisyiyah adalah langkah strategis untuk membangun ekosistem syariah yang berkelanjutan. Kami optimistis kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah yang nyata bagi organisasi dan anggotanya, sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah dalam mendukung pembangunan nasional,” pungkas Erwan.