Pixel Code jatimnow.com

Pikap Terjun ke Jurang 15 Meter di Blitar, Pengemudi Meninggal Dunia

Editor : Bramanta  
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan di Blitar. (Foto: Polres Blitar for jatimnow.com)
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan di Blitar. (Foto: Polres Blitar for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, Kamis (20/8/2026) pagi. Sebuah pikap Mitsubishi L-300 terjun ke jurang Sungai Jari sedalam 15 meter setelah pengemudinya kehilangan kendali.

Insiden tunggal ini menewaskan sang pengemudi, Siswanto (64), warga Desa Selopuro. Korban menghembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika kendaraan tanpa muatan itu melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat ke timur.

"Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal. Pemicunya diduga karena pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya," ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, arus lalu lintas di jalur tersebut awalnya berjalan normal. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan korban mendadak oleng ke arah kiri.

Baca juga:
Kakek Penjual Jamu di Blitar Menjadi Korban Penipuan Uang Palsu

Pikap tersebut kemudian menghantam pagar pembatas jalan sebelum akhirnya meluncur deras ke dasar jurang Sungai Jari.

"Mobil sempat menabrak pembatas pengaman jalan di sebelah kiri sebelum jatuh meluncur ke jurang sungai," jelasnya.

Petugas gabungan dari Polsek Selopuro dan Unit Laka Satlantas Polres Blitar yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi. Bersama warga setempat, petugas mengevakuasi tubuh korban dari dalam jurang.

Baca juga:
Positif Narkoba, Oknum Polisi di Blitar Terancam Dipecat

Polisi menduga faktor kelalaian pengemudi menjadi penyebab utama kecelakaan fatal ini. Pengemudi disinyalir berada dalam kondisi mengantuk saat berkendara.

"Diduga pengemudi mengantuk sehingga tidak mampu menguasai laju kendaraannya," pungkasnya.