Pixel Code jatimnow.com

Pelabuhan Tanjung Perak Siagakan Posko Terkait Hilangnya KM Virgo Transport 8

Editor : Yanuar D   Reporter : Sujianto
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa menyiagakan Posko Pendataan dan Pelayanan Informasi di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak. (Foto: Sujianto/jatimnow.com)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa menyiagakan Posko Pendataan dan Pelayanan Informasi di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak. (Foto: Sujianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa menyiagakan Posko Pendataan dan Pelayanan Informasi di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak. Langkah ini diambil guna mendukung proses pendataan korban dan penanganan darurat terkait peristiwa yang menimpa kapal KM Virgo Transport 8.

Berdasarkan data operasional, kapal KM Virgo Transport 8 bertolak dari Surabaya dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Banjarmasin pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 07.00 WITA.

Sebagai wujud penanganan cepat dan terkoordinasi di pelabuhan keberangkatan, Posko GSN Pelabuhan Tanjung Perak disiagakan 24 jam penuh untuk melayani keluarga penumpang yang membutuhkan kepastian informasi maupun pendataan resmi.

Sub Regional Head Jawa PT Pelindo (Persero), Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan komitmen perusahaan dalam mengawal seluruh aspek penanganan dampak insiden ini secara maksimal.

"Fokus utama kami saat ini adalah kemanusiaan. Pelindo bergerak cepat menyediakan fasilitas posko yang memadai agar proses pendataan korban maupun koordinasi dengan keluarga penumpangnya berjalan lancar. Kami berkoordinasi erat dengan pihak SAR, Kementerian Perhubungan, kepolisian, serta berkolaborasi lintas wilayah dengan tim Pelindo di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk memastikan seluruh informasi yang disampaikan akurat dan terbarukan," ujar Purwanto Wahyu Widodo.

Sementara itu, Branch Manager Kalimas Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, menyampaikan bahwa kesiapan teknis dan operasional di lapangan telah disiagakan demi memberikan kenyamanan dan keterbukaan informasi bagi pihak keluarga.

"Kami menyiagakan personel di lapangan untuk mendampingi keluarga korban yang datang mencari informasi. Selain pendataan, posko ini juga difasilitasi dengan ruang tunggu yang layak, sarana komunikasi, serta bantuan medis awal. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik di tengah situasi sulit ini," kata Ana Adiliya.

Baca juga:
Warga Tulungagung Doa Bersama, Harap Korban Virgo Transport 8 Segera Ditemukan

Pihak Pelindo mengimbau bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8 yang membutuhkan informasi resmi untuk dapat langsung mendatangi Posko Informasi di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak atau menghubungi call center resmi yang telah disiapkan.

Sementara itu untuk mendukung pencarian Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin diperkuat, Kantor SAR Surabaya mengerahkan kapal penyelamat dan helikopter untuk menyisir jalur laut dan udara pada Minggu (13/9/2026).

Kapal KN SAR 249 Permadi diberangkatkan dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 08.30 WIB. Kapal tersebut langsung bergerak menuju area yang diduga menjadi lokasi hilang kontak Virgo Transport 8.

Dengan kecepatan mencapai 14 knot, KN SAR 249 Permadi diperkirakan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 21.30 WIB. Armada ini membawa personel gabungan untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan.

Baca juga:
Korban Virgo Transport Asal Kediri Dimakamkan, Ikut Mertua Kirim ke Banjarmasin

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit P.H. mengatakan, KN SAR 249 Permadi diawaki 11 kru kapal. Selain itu, empat rescuer Kantor SAR Surabaya dan dua personel Polairud Polda Jatim turut dikerahkan.

"Tak hanya mengandalkan pencarian melalui laut, operasi juga diperkuat dari udara. Helikopter HR-3601 diberangkatkan dari Skuadron 400 Lanudal Juanda sekitar pukul 08.22 WIB menuju Banjarmasin." Kata Nanang

Helikopter tersebut membawa lima kru serta dua rescuer Kantor SAR Surabaya. Setibanya di Banjarmasin, tim akan bergabung dan berkoordinasi dengan SAR Mission Coordinator (SMC) operasi, I Putu Sudayana, yang juga menjabat Kepala Kantor SAR Banjarmasin.