jatimnow.com - Bengkel mobil berjejaring Mobeng membuka outlet kedua di Kota Malang, tepatnya di kawasan Sawojajar. Ekspansi ini dilakukan setelah outlet pertamanya di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, mendapat respons positif dari masyarakat, termasuk melalui metode pemeriksaan kaki-kaki mobil yang dikenal dengan istilah ‘mobil goyang’.
Deputy COO Mobeng, Alfonsius Adriyanto, mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap layanan servis yang ditawarkan menjadi salah satu pertimbangan pembukaan outlet kedua tersebut.
Sebelumnya, Mobeng membuka outlet pertamanya di Jalan Ahmad Yani pada awal 2026. Kini, kehadiran outlet di Jalan Danau Toba, Sawojajar, diharapkan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, terutama warga di kawasan permukiman dan pekerja yang melintasi wilayah tersebut.
“Mobeng kedua di Malang, pertama di Ahmad Yani, cabang ke-14 di Jawa Timur, cabang ke-33 di Indonesia. Atensinya cukup bagus makanya kita buka lagi ke Sawojajar lebih mendekat ke permukiman warga, orang keluar masuk kerja itu pasti akan melewati daerah Sawojajar ini,” kata Alfonsius seusai pembukaan outlet Mobeng di Jalan Danau Toba, Sawojajar, Kota Malang, Kamis (29/10/2026).
Menurut Alfonsius, Mobeng yang berada dalam satu grup dengan Planet Ban terus mengembangkan layanan untuk memenuhi kebutuhan perawatan kendaraan roda empat.
Salah satunya melalui jam operasional yang lebih panjang, yakni pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Dengan demikian, pelanggan tetap bisa melakukan servis setelah pulang kerja tanpa harus terburu-buru mencari bengkel yang masih buka.
Mobeng juga menyediakan ruang kerja bersama atau coworking space agar pelanggan tetap bisa bekerja selama kendaraan mereka menjalani perawatan.
“Kalau bengkel biasanya kan sampai jam 6 malam, kita buka dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam, jadi malam pulang kerja orang masih bisa menjalani perawatan di Mobeng. Kami tahu waktu sangat berharga, kami juga menyediakan coworking space konsumen yang bisa bekerja dari manapun. Bisa bekerja sambil menyervis kendaraannya,” jelasnya.
Selain jam operasional, metode pemeriksaan kaki-kaki mobil menggunakan road shaking simulator juga menjadi salah satu layanan yang menarik perhatian pelanggan.
Melalui metode ini, kendaraan akan digoyangkan menyerupai kondisi saat melintasi jalan berlubang. Pemeriksaan tersebut bertujuan membantu teknisi mengidentifikasi potensi kerusakan pada bagian kaki-kaki mobil.
Baca juga:
Mobeng Resmikan Cabang Rungkut, Tawarkan Servis Mobil Bekas
“Kita sudah mengadakan road shaking, nanti mobil akan digoyang-goyang seperti melintasi jalan berlubang. Jadi biar tahu nanti ada di mana kerusakannya,” kata Alfonsius.
Menurutnya, pemeriksaan tersebut relevan dengan kondisi jalan yang dihadapi pengendara di Malang, mulai dari jalan berlubang hingga jalur dengan kontur menanjak. Kondisi itu membuat pemeriksaan kaki-kaki kendaraan menjadi salah satu aspek penting dalam perawatan mobil.
Selama beroperasi, Mobeng mencatat sekitar 200 mobil telah menjalani pemeriksaan menggunakan metode tersebut dalam layanan servis kaki-kaki. Keluhan pelanggan umumnya berkaitan dengan kondisi jalan yang memengaruhi komponen kendaraan.
“Kurang lebih ada sekitar 200-an mobil yang dicek dengan metode mobil goyang pada pelayanan servis kaki-kaki. Kami memang punya pengecekan dengan digoyang-goyang itu. Keluhannya kurang lebih sama, jalan berlubang, macet, mayoritas lebih ke kaki-kaki, kita makanya punya pengecekan itu,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Operation Mobeng, Endah Yunita, mengatakan pihaknya juga menerapkan pemeriksaan gratis terhadap 32 titik pada kendaraan pelanggan.
Baca juga:
Mobeng Hadir di Tegalsari, Tawarkan Solusi Perawatan Mobil Seken
Pemeriksaan tersebut mencakup sejumlah komponen, mulai dari bagian kolong mobil, potensi kebocoran oli, oli transmisi, hingga kondisi komponen lainnya. Hasil pemeriksaan kemudian disampaikan kepada pelanggan sebagai bahan pertimbangan sebelum melakukan perbaikan atau penggantian suku cadang.
“Pengecekan 32 titik itu free, ada beberapa kategori, beberapa part belum tentu diganti, atau memang urgen diganti, kita membiasakan menginformasikan dengan transparan. Kita punya buku servis digital, kita akan melakukan pengecekan di 32 titik, kalau memang kondisinya masih bagus itu ya sudah akan dikasih tahu,” ujar Endah.
Ia menambahkan, Mobeng menyediakan berbagai suku cadang untuk memenuhi kebutuhan perawatan mobil. Penyediaan komponen dilakukan melalui kerja sama dengan outlet suku cadang resmi sesuai merek kendaraan yang ditangani.
Selain itu, Mobeng juga menyediakan sejumlah kebutuhan perawatan rutin, seperti aki, komponen kaki-kaki, kampas rem, dan oli transmisi CVT. Salah satu produk oli yang tersedia adalah Xten, yang menurut pihaknya ditujukan untuk mendukung perawatan kendaraan.
“Kita sediakan mobil-mobil basic yang sering datang, aki juga sedia, kaki-kaki ada partnya, ganti kampas rem, ganti oli CVT, pasti kalau mobilnya dibawa ke sini nanti akan dibantu pengecekan kondisi mobilnya seperti apa,” tandasnya.