jatimnow.com - Bulog Kantor Cabang Bojonegoro memperketat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran beras bersubsidi tersebut tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Pengawasan dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas Khusus Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP), sosialisasi kepada pengecer, serta penguatan koordinasi dengan Satgas Pangan Polres.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro, Umar Said, mengatakan pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh hingga tingkat pengecer.
Beras SPHP merupakan instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras. Karena itu, penyalurannya harus sesuai ketentuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan yang bertentangan dengan tujuan program.
Baca juga:
Pengadaan Beras Bulog Bojonegoro Tembus 84 Ribu Ton, Lampaui Target
Bulog KC Bojonegoro yang membawahi wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan juga telah menyosialisasikan ketentuan penyaluran kepada seluruh pengecer SPHP. Materi sosialisasi meliputi aturan penyaluran, harga jual, serta larangan penyalahgunaan dan pengalihan beras.
Selain itu, evaluasi dan pengawasan terhadap mitra penyalur, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK), terus diperkuat. Para mitra diminta menjalankan distribusi sesuai ketentuan agar beras SPHP dapat diakses masyarakat sesuai peruntukannya.
Baca juga:
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ton Beras Premium
Umar menambahkan, keterlibatan aparat penegak hukum diperlukan untuk mengantisipasi potensi penyimpangan distribusi pangan.
Melalui koordinasi dengan Satgas Pangan Polres, Bulog berharap pengawasan di lapangan semakin efektif sehingga penyaluran beras SPHP tetap berjalan sesuai ketentuan dan tujuan program pemerintah.
URL : https://jatimnow.com/baca-88733-bulog-bojonegoro-gandeng-polisi-awasi-distribusi-beras-sphp