Pixel Code jatimnow.com

Gelar Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah, Ini Harapan Plt Bupati Tulungagung

Pemerintahan Selasa, 16 Jun 2026 13:45 WIB
Kegiatan doa akhir dan awal tahun hijirah yang digelar di Pendopo Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Kegiatan doa akhir dan awal tahun hijirah yang digelar di Pendopo Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana khusyuk terasa di lingkup Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (15/6/2026) malam. Pemkab Tulungagung menyambut pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan menggelar doa akhir dan awal tahun serta istighotsah. Momentum pergantian tahun baru Islam ini diharapkan dapat menjadi perubahan menuju Tulungagung yang lebih baik lagi.

Kabag Kesra Pemkab Tulungagung, Makrus Manan mengatakan kegiatan ini rutin digelar setiap tahun untuk memperingati malam pergantian tahun Islam. Namun ada yang berbeda pada tahun ini. Jika biasanya Pemkab hanya menggelar doa akhir dan awal tahun, kali ini ditambah dengan acara istigotsah, ceramah dan Selawat Barzanzi.

"Ada yang berbeda tahun ini, kami menambahkan istigotsah, ada ceramah juga dan ditutup dengan pembacaan Selawat Berzanzi," ujarnya.

Momentum pergantian tahun baru Islam ini diharapkan dapat menjadi musahabah atau intropeksi diri. Terlebih beberapa waktu lalu terjadi OTT KPK.

"Kita harapkan ini bisa menjadi intropeksi bersama bagi semuanya, agar kedepan bisa lebih baik lagi," tuturnya.

Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat, terutama para ulama, dalam menjalankan roda pemerintahan. Momentum tahun baru Hijriah ini diharapkan menjadi pelecut semangat untuk memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempercepat pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

”Pemerintah Kabupaten Tulungagung mohon doa dan dukungan dari seluruh warga masyarakat, khususnya para tokoh ulama. Tugas pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa sinergi dan dukungan dari masyarakat,” pungkasnya.