Ponorogo - Sebuah pikap tersangkut di atap rumah di Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Selasa (26/7) 2022). Kendaraan membawa rombongan pengantin dan seserahan.
"Tidak ada korban jiwa. Hanya yang seserahannya ketinggalan, " ujar pemilik rumah, Purwito.
Dia menuturkan, kecelakaan tunggal pada pukul 09.30 WIB. Mobil pikap baru bisa dievakuasi dengan mobil derek pada pukul 14.00 WIB.
Baca juga: Pelajar Asal Kediri Tewas Usai Alami Kecelakaan di Tulungagung
"Barusan saja dievakuasi. Tidak hanya satu mobil derek, tetapi ada 2 mobil derek yang dikerahkan, " tegas pria yang juga perangkat Desa Baosan Lor ini.
Baca juga: Tertabrak Mobil Dari Belakang, Ibu Rumah Tangga di Tulungagung Tewas Kecelakaan
Kronologi kejadiannya, semula bahan bakar minyak (BBM) mobil pikap tumpah. Mungkin tidak kencang menutup tangkinya atau terlalu banyak BBM di pikap dengan nopol AD 9064 CG tersebut.
"Solar tumpah, kemudian jalan menjadi licin. Akhirnya pikap selip, turun dari tanjakan. Semua rombongan sudah turun. Tapi mobilnya menyangkut di rumah saya," jelasnya.
Baca juga: Mobil Pikap Terguling di Tulungagung, Satu Penumpang Tewas
Purwito menuturkan, memang tanjakan yang berada di depan rumahnya membahayakan. Kejadian serupa tidak hanya pertama terjadi. Jika ditotal, ada 5 kali kejadian. Bahkan dua kejadian di antaranya mengakibatkan korban luka.
"Kalau ini selamat semua. Ya hanya seserahannya saja tidak bisa tertolong," pungkasnya.