Awal Tahun 2018, Ini Pesan Pakde Karwo ke Anak Buahnya


Gubernur Soekarwo memimpin apel pagi

SURABAYA :: jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengawali pagi ini dengan apel pagi di halaman kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Selasa (2/1/2018).

Apel itu dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Sekretaris Daerah Pemprov Jatim Ahmad Sukardi, dan kepala dinas atau pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim, serta ASN yang berdinas di gedung komplek kantor Gubernur Jatim.

Di awal masuk kerja itu, Gubernur yang biasa disapa Pakde Karwo itu berpesan kepada seluruh aparatur sipil negara untuk selalu mensukseskan semua program Pemprov Jatim. “Saya mengajak semuanya untuk mensukseskan program Pemprov Jatim di tahun 2018,” kata Pakde Karwo saat memimpin apel.

Pakde Karwo menjelaskan pada tahun 2018 ini masih akan memprioritaskan pengentasan kemiskinan di kawasan Madura. Caranya, dia akan meningkatkan pendapatan masyarakat miskin dengan penanggulangan feminisasi kemiskinan.

"Mengurangi pengeluaran masyarakat miskin melalui bantuan pangan beras dari Dinas Sosial. Melakukan sinergitas program penanggulangan kemiskinan antara pusat dan pemerintah daerah," terangnya.

Ia memastikan bahwa tingkat kemiskinan di Jawa Timur terus mengalami penurunan. Hal itu berdasarkan data dari BPS Jatim yang menunjukkan bahwa pada tahun 2008 jumlah penduduk miskin mencapai 18,51 persen. Hingga Maret 2017, jumlah masyarakat miskin di Jatim 11,77 persen.

“Penurunan jumlah masyarakat miskin di Jatim ini menyumbang sekitar 30 persen penurunan kemiskinan secara nasional. Jawa Timur memiliki kontribusi dalam penurunan kemiskinan paling besar di Indonesia," ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta kepada ASN itu untuk selalu mendukung beberapa langkah strategis yang akan dilakukan Pemprov Jatim, diantaranya pembangunan di bidang infrastruktur, pertanian, peningkatan kualitas sumber daya manusia, efisiensi pembiayaan hingga penanggulangan kemiskinan.

Pakde Karwo juga memastikan, pertumbuhan ekonomi Jatim selalu di atas rata-rata nasional. Pada triwulan III Tahun 2017, pertumbuhan ekonomi di Jatim mencapai 5,21 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,01 persen, dengan gini ratio 0,39 persen.

"Jadi, kesenjangan kita berada dalam kondisi baik. Biasanya growth tinggi, gini rationya bertambah. Tapi di Jawa Timur, pertumbuhan ekonominya tinggi, kesenjangan menurun dari 0,40 persen menjadi 0,39 persen," imbuhnya.

Pakde Karwo menambahkan, yang menjadi persoalan adalah pertumbuhan industri di Jawa Timur di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi. Saat ini, pertumbuhan industri di Jatim sekitar 4,82 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi di Jatim mencapai 5,21 persen.

"Yang bagus itu, industri harus di atas pertumbuhan ekonomi. Meski demikian, pertumbuhan industri di Jatim termasuk baik di atas rata-rata pertumbuhan industri secara nasional (4,15 persen)," pungkasnya.

 

 

(Redaksi)

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter