Bocah Korban Pencabulan Kuli Bangunan itu Tertular Penyakit Kelamin

Editor: Erwin Yohanes / Reporter: Narendra Bakrie

Pelaku saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Setelah mengakui perbuatan bejatnya. Sunardi (23) asal Rembang ,Jawa Tengah juga mengakui bahwa dirinya memang divonis mengidap penyakit kelamin.
 
Bahkan penyakit itu dideritanya sejak dia duduk dibangku sekolah dasar. Lantas mengapa bujangan ini melampiaskan nafsunya kepada korban? 
 
"Nafsu saya tiba-tiba memuncak pada saat menggendongnya.," aku Sunardi seraya menutup wajahnya dengan tangan, di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (28/3/2018). 
 
Pemuda yang bekerja sebagai kuli bangungan di Surabaya itu juga tidak menampik, jika pada saat dirinya menyetubuhi korban, korban sempat kesakitan.
 
Namun pemuda ini tetap saja menyetubuhi korban hingga puas. "Iya, dia (korban) mengaku sakit," sambungnya. 
 
 
Fakta itu seiring dengan keadaan korban saat ini. Kanit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menyampaikan, indikasi bahwa korban tertular penyakit kelamin dari pelaku, sangat kuat. 
 
"Untuk itu dalam pendampingan yang kami lakukan terhadap korban. Kami juga mendatangkan dokter khusus untuk mengidentifikasi penyakit pada alat kelamin korban," beber Ruth. 
 
Selain itu, pihaknya juga mendatangkan psikolog untuk memulihkan psikis korban. Sebab hingga saat ini, korban masih dalam keadaan trauma. 
 
Diketahui sebelumnya, Sunardi ditangkap di rumahnya di Rembang Jawa Tengah pada Senin (26/3/2018) malam. Itu dilakukan menyusul laporan kelurga korban kepada Unit PPA pada 23 Maret 2018. Laporan itu menyusul perbuatan Sunardi yang dilakukannya pada 10 Maret 2018, di sebuah rumah kosong di Surabaya.
 
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Tinggalkan Komentar

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter