jatimnow.com
Pembacokan Pria di Mojokerto oleh Tetangganya Diduga Bermotif Asmara

Polisi menunjukan barang bukti arit yang digunakan membacok

jatimnow.com - Pembacokan yang dilakukan pria di Mojokerto kepada tetangga desanya diduga bermotif asmara. Korban diduga memiliki hubungan asmara dengan istri pelaku.

Pelaku yang bernama Sukadi (42) warga Dusun Pesanggrahan, Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, menghadang korban Mulyono warga Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto saat melintas di Jembatan Tempuran.

Berdasar penyidikan polisi, Wijipariani (38) istri pelaku punya hubungan gelap dengan korban. Terbongkarnya jalinan asmara itu ketika pelaku dan sang istri menagih hutang kerumah korban sekitar dua bulan lalu.

Ketika menagih hutang, keduanya menjadi sasaran cemoohan dan hinaan dari istri korban, serta berkata wanita murahan karena menjadi selingkuhan Mulyono.

Baca juga: Pulang Nonton Konser Musik, Pria di Mojokerto Dibacok Tetangganya

Dari perkataan istri Mulyono, pelaku curiga kepada sang istri. Saat dirumah, pelaku menanyakan kebenaran apa yang dikatakan istri korban.

"Ketika dirumah, saya mendesak istri saya dan mengakui sudah lama selingkuh dengan Mulyono. Bahkan sudah melakukan hubungan terlarang," kata Sukadi di ruang pemeriksaan Polsek Sooko, Senin (1/4/2019) malam.

Pelaku yang tahu jika korban sedang menonton hiburan musik lalu menunggu di Jembatan Tempuran.

"Saya pulang mengambil arit (celurit) dan saya tunggu cak Mul di jembatan," tandas Sukadi.

Loading...

Akibat penganiayaan yang dilakukan Sukadi, Mulyono mengalami luka serius di tangan sebelah kanan. Korban dilarikan ke RS Gedeg namun akhirnya dirujuk ke RS Citra Medika (Ciko), Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

Berita Terkait