Pixel Code jatimnow.com

Adu Banteng Vixion Vs Ninja di Jembatan Suroboyo, Seorang Biker Tewas

Ilustrasi kecelakaan sepeda motor adu banteng
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor adu banteng

jatimnow.com- Jembatan Suroboyo, yang terletak di wilayah Kenjeran Surabaya, Kamis (12/4/2018) malam, gempar. Sebab, kecelakaan maut terjadi di jembatan yang dilengkapi air mancur menari itu.

Pada kecelakaan itu, dua motor adu banteng, yaitu motor Yamaha Vixion L 6389 SL dan Kawasaki Ninja L 6182 FB. Akibatnya, seorang biker tewas di lokasi dan satunya lagi kritis, sehingga dirawat intensif di rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Didik Sugiarto, mengatakan Motor Yamaha Vixion itu dikendarai oleh Rokiman (36) warga Dusun Rakah, Desa Rongdalem, Kecamatan Omben, Sampang Madura. 

Sedangkan motor Kawasaki Ninja dikendarai Tommy Suhendra (22) pemuda asal Bulak Kali Tinjang Baru 59, Surabaya. Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 19.15 Wib.

"Dua motor itu tidak membawa penumpang. Artinya dikendarai sendiri-sendiri," kata Didik kepada jatimnow.com, Jumat (13/4/2018). 

Didik menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat motor Yamaha Vixion yang dikendarai Rokiman melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat. Ia melawan arus di Jembatan Suroboyo itu.

Pada saat bersamaan, motor Kawasaki Ninja yang dikendarai Tommy muncul dari arah berlawanan, sehingga tabrakan hebat adu banteng pun tak terhindarkan. 

Baca juga:
Pelajar SMP di Surabaya Tewas Usai Motornya Oleng Tabrak Pohon

"Benar, pengendara motor Kawasaki Ninja (Tommy Suhendra) dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sedangkan pengendara Yamaha Vixion kritis dan masih dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Jasad Tommy akhirnya dibawa ke kamar mayat RS Unair. Sedangkan Rokiman saat ini masih dirawat di RSUD dr Soewandi Surabaya.

"Penyebab pastinya masih kami selidiki. Kami berharap masyarakat selalu berhati-hati dalam berkendara untuk meminimalisir kecelakaan," pungkasnya.

Baca juga:
Sopir Ngantuk, Innova Tabrak Truk Pertamina di Tol Mojokerto

 

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Arif Ardianto