Inovatif, Mahasiswa di Surabaya ini Bikin Kosmetik dari Buah Bit Merah

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Farizal Tito

Mahasiswa Unair buat Funtastis Lipcard

jatimnow.com - Empat mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya membuat inovasi kosmetik lipstik ajaib berbentuk kartu yang diberi nama Funtastis Lipcard.

Keempat mahasiswa itu adalah Eka Putri Armadani, Nurul Istikhomah, Erlyn Narishki, dan Salsa Bila Novita Sari.

Ketua tim, Eka Putri mengatakan inovasi lipstik memanfaatkan dua senyawa pigmen yang terkandung dalam buah bit, yaitu betasianin warna ungu kemerahan dan betaxanthin berwarna kekuningan.

"Lipstik ini sehat untuk kulit bibir karena betasianin bersifat larut air, kaya akan nitrogen dan menghasilkan warna kemerahan yang potensial dijadikan sebagai pewarna alami," katanya, Jumat (14/6/2019).

Menurutnya, lipcard ini bisa digunakan sebagai alternatif bagi wanita berkarir yang kurang memiliki waktu luang untuk berdandan. Untuk menggunakan lipcard, wanita cukup hanya menempelkannya di bibir saja.

"Lipstik ini merupakan terobosan terbaru dalam dunia kosmetik dan mudah digunakan serta tidak mengandung pengawet," ujarnya.

Dipatok dengan harga Rp 25 ribu, Funtastis Lipcard ada tiga varian dalam satu kemasan dan konsumen bisa menyesuaikan warna lipstik dengan warna kulit mereka.

"Ke depan kami harapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk saat ini, fokus pemasaran melalui media online dan offline," ujarnya.

Karya keempat mahasiswa ini dituangkan pada proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan dibimbing Dr Mohammad Imam Utoyo dan menjadi salah satu karya yang mewakili Unair sukses menyabet PKM yang didanai Kemristek Dikti (Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi) di bidang Kewirausahaan.

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter