LSF Ajak Masyarakat Budayakan Sensor Mandiri

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Hafiluddin Ahmad

LSF dalam acara seminar di Banyuwangi

jatimnow.com - Lembaga Sensor Film (LSF) mengajak masyarakat membudayakan sensor mandiri untuk membendung konten-konten di media sosial (medsos) atau media mainstream yang mengandung bullying, kekerasan, sex, dan isu SARA.

"Kita mengajak masyarakat untuk menjadi filter di keluarganya untuk tayangan-tayangan yang mana layak ditonton anak-anak," kata Ketua Komisi III LSF, Mukhlis Paeni dalam acara Dialog Lintas Insan Perfilman untuk Meningkatkan Peran Masyarakat dalam Budaya Sensor Mandiri di Banyuwangi, Rabu (26/6/2019).

Menurutnya, LSF tidak mungkin melakukan fungsinya itu secara sendirian melainkan membutuhkan peran serta masyarakat sejak dari lingkungan sekitar rumah.

LSF, kata dia, juga memperkenalkan adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 14 tahun 2019 tentang pedoman dan kriteria penyensoran, penggolongan usia penonton, dan penarikan film dan iklan film dari peredaran.

"Kita mendorong masyarakat di daerah untuk mengangkat konten-konten lokal dalam film promosi atau film lokal," ujarnya.

Mukhlis menjelaskan, peran orang tua dalam era digital ini menjadi penting. Sebab hampir setiap anak di bawah umur telah fasih mengoperasikan telepon pintar serta bisa mengakses konten-konten di luar pengawasan orangtua.

LSF sendiri, telah membuat beberapa kategori tayangan pada film-film maupun sinetron di televisi. Yakni dengan kategori semua umur (SU), 13+, 17+, dan 21+.

Diharapkan peran orangtua dapat mengontrol konten film yang dilihat anak-anak mereka dari adegan yang mempertontonkan kekerasan, bullying, pornografi serta hal negatif lainnya.

"Beberapa cara untuk mengurangi dampak film yang dinilai negatif tersebut yakni dengan melakukan batasan jam nonton film serta menyesuaikan jam tayang film dengan jam tonton anak," ujarnya.

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter