Pixel Code jatimnow.com

Beredar Video Remaja Perempuan Dikeroyok di Perumahan Elit Surabaya

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Tangkapan layar video peristiwa pengeroyokan remaja perempuan di Surabaya yang beredar
Tangkapan layar video peristiwa pengeroyokan remaja perempuan di Surabaya yang beredar

jatimnow.com - Video pengeroyokan yang dilakukan terhadap seorang remaja perempuan, beredar di media sosial (medsos) Facebook (FB). Peristiwa itu disebut terjadi di salah satu kawasan perumahan elit di wilayah Gubeng, Surabaya.

Penelusuran jatimnow.com, video itu beredar di FB sejak 2 Juli 2019 dan dalam beberapa unggahan, peristiwa itu disebut terjadi pada 1 Juli 2019 sekitar pukul 10.45 Wib.

Terdapat dua video berdurasi 30 detik dan 29 detik yang beredar. Dari video yang dilihat jatimnow.com, terdapat sekitar 7 remaja perempuan sedang mengeroyok seorang remaja perempuan yang mengenakan baju hitam bermotif putih dan celana berwarna hitam bermotif garis.

Banner Morula IVF Landscape

Saat melakukan pengeroyokan, mereka silih berganti melakukan penganiayaan, mulai mengayunkan pukulan dengan tangan, menendang dan menjambak rambut seorang remaja perempuan tersebut hingga akhirnya korban bersimpuh sambil menangis.

Meski korban menangis, beberapa pukulan masih saja dilayangkan ke tubuhnya. Saat melakukan pengeroyokan, sekitar 7 remaja perempuan itu melontarkan kata-kata khas bahasa Suroboyoan.

Dalam video terlihat, peristiwa tersebut terjadi di sebuah jalan berpaving. Sedangkan jalan itu diapit deretan rumah besar bertingkat. Peristiwa itu direkam oleh seseorang yang dalam video itu tidak menampakkan wajahnya.

Penelusuran jatimnow.com di Facebook, dua video pengeroyokan tersebut masih ada hingga pukul 20.44 Wib Rabu (3/7/2019). Namun pada pukul 07.44 Wib, Kamis (4/7/2019), akun Facebook yang sama menghapus satu video yang berdurasi 29 detik.

Lantas apakah benar peristiwa itu terjadi di Surabaya?

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di Surabaya. Sebab peristiwa itu juga sudah dilaporkan dan sedang diselidiki timnya.

"Kami sudah menerima laporan kejadian itu dan sedang kami selidiki," kata Ruth Yeni, Kamis (4/7/201).

Loading...

Unit PPA, lanjut Ruth Yeni akan mengambil langkah awal dengan meminta keterangan semua remaja perempuan yang terlibat dalam video tersebut. Sebab menurutnya, korban maupun remaja-remaja yang melakukan pengeroyokan, sudah diketahuinya.

"Yang jelas, peristiwa itu melibatkan anak-anak," tambahnya.

Loading...