Pixel Code jatimnow.com

Buku DN Aidit Diamankan dari Alun-alun Kraksaan Probolinggo

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Mahfud Hidayatullah
Dua mahasiswa (kiri) diinterogasi setelah kedapatan membeber buku-buku DN Aidit di Alun-alun Kraksaan, Probolinggo
Dua mahasiswa (kiri) diinterogasi setelah kedapatan membeber buku-buku DN Aidit di Alun-alun Kraksaan, Probolinggo

jatimnow.com - Empat buku Dipa Nusantara (DN) Aidit, tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI), diamankan polisi dan TNI dari dua mahasiswa di Alun-alun Kraksaan, Probolinggo.

Dua mahasiswa itu dibawa ke Mapolsek Kraksaan bersama empat buku yang dibebernya tersebut, sekitar pukul 21.00 Wib, Sabtu (27/7/2019). Dua mahasiswa itu diketahui berinisial MB (24) dan SA (25), keduanya warga asli Kabupaten Probolinggo.

Kapolsek Kraksaan Kompol Joko Yuwono membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, dua mahasiswa itu diamankan saat membuka lapak baca dan pinjam buku gratis di Alun-alun Kraksaan.

Baca juga:
MUI Kaji Buku DN Aidit yang Ditemukan di Kraksaan Probolinggo

"Dari pemeriksaan sementara, kedua mahasiswa itu rutin melakukan aktivitas lapak baca di sekitar Alun-alun Kraksaan, setiap Sabtu malam," ujar Joko, Minggu (28/7/2019).

Joko menambahkan, dari lapak dua mahasiswa itu, disita buku dengan judul Aidit "Dua Wajah Dipa Nusantara"; Menempuh Djalan Rakjat D.N AIDIT; Sukarno Marxisme & Leninisme dan D.N Aidit "Sebuah Biografi Ringkas".

Baca juga:
Begini Tanggapan Pengelola Lapak Baca Tempat Buku DN Aidit Diamankan

Dua mahasiswa tersebut masih terus diperiksa untuk mendalami dari mana keduanya mendapat buku-buku tentang pimpinan Partai Komunis Indonesia tersebut.

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.