Pixel Code jatimnow.com

Petani di Ngawi Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus Buatan Sendiri

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mita Kusuma
Polisi datang ke sawah tempat korban ditemukan tewas
Polisi datang ke sawah tempat korban ditemukan tewas

jatimnow.com - Mulyono (37), seorang petani asal Desa Ngompor, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi tewas setelah tersengat listrik dari jebakan tikus yang dibuatnya sendiri, Sabtu (10/8/2019) dini hari.

Kapolsek Padas, AKP Pudjianto mengatakan dari hasil olah TKP dan keterangan saksi diketahui jika korban datang ke sawah pada malam hari untuk mematikan mesin genset.

Diduga saat mematikan genset, korban terjerat kabel jebakan tikus miliknya sendiri. Korban, pertama kali ditemukan oleh Kasmin, rekannya yang mau balik dari sawah. Saksi melihat ada senter yang menyala di dekat korban.

"Saat didekati, korban tewas dengan posisi tengkurap. Pada lutut korban, terdapat kawat penjerat tikus. Saksi kemudian teriak minta tolong," katanya.

Baca juga:
Gak Perlu Jemur di Jalan Lagi, Mahasiswa Surabaya Ciptakan Alat Pengering Padi

Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh warga kepada Polsek Padas. Dari hasil identifikasi, korban tewas karena tersengat arus listrik karena terdapat luka bakar menggaris dengan panjang 25 sentimeter. Di tubuh korban sendiri tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

"Kami amankan genset dan seutas kawat yang diduga menjadi penyebab tewasnya korban," tukasnya.

Baca juga:
Tahun Ini Produksi Padi di Trenggalek Tertinggi Dalam 10 Tahun Terakhir

 

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.