Anak Pembacok Ibu di Blitar Dikenal Bengis dan Pernah Masuk Penjara

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: CF Glorian

Heri Susanto bersama gergaji tangan yang dipakainya membacok ibu kandungnya, diamankan di Mapolsek Ponggok

jatimnow.com - Penyidik Unit Reskrim Polsek Ponggok terus mendalami motif Heri Susanto (30) membacok Sai'in (50), ibu kandungnya sendiri dengan gergaji tangan. Di tengah penyidikan, polisi mendapati sejumlah fakta terkait Heri.

"Tersangka sudah dua kali ini masuk penjara. Namun untuk residivis apa, kita masih melakukan pengecekan," kata Kapolsek Ponggok, Iptu Sony Suhartanto, Minggu (15/9/2019).

Namun, berdasarkan informasi yang masuk ke Polsek Ponggok, lanjut Sony, tersangka juga sering mengonsumsi pil koplo. Sehingga tak sekali dua kali warga melihat Heri berjalan sempoyongan dan bertutur ngelantur.

"Motifnya sedang kami dalami. Tersangka juga terkenal selalu bikin resah warga. Bahkan dia pernah menodongkan sajam pas ada warga yang mau salat," tutur Sony.

Sementara itu, satu tokoh masyarakat di Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Sugeng Wahono membenarkan bahwa Heri sering berbuat onar. Banyak warga yang sering ditodong senjata tajam.

Sugeng juga menyebut bila Heri pernah mengalungkan gergaji tangan kepada salah satu warga yang hendak Salat Subuh. Anak durhaka tersebut, juga pernah mencoreti dinding musala dekat rumahnya.

"Warga banyak yang resah. Dulu pas coret musala itu sudah membuat surat pernyataan ditandatangani, tapi kemudian diulangi lagi. Warga juga sudah geram mas," tegas Sugeng.

Menurut Sugeng, dalam surat pernyataan yang dibuat Heri dengan warga, tercatat konsekuensi bila Heri kembali berulah, Heri akan dihakimi warga.

"Kesepakatannya memang begitu dan ditandatangani. Namun ternyata sekarang sudah ditangani pak polisi," ujar Sugeng.

Ulah bengis Heri itu semakin terang ketika ia menantang polisi saat rumahnya disergap, pascapembacokan yang dilakukannya. Ia bahkan melukai Kapolsek Ponggok, Iptu Sony Suhartanto dan menodongkan gergaji tangan saat hendak ditangkap, Sabtu (14/9/2019). Namun Heri akhirnya berhasil diborgol.

Setelah digelandang dari rumah di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Heri yang saat itu dibawa menggunakan mobil polisi, berhasil memutuskan borgol yang mengikatnya dan berhasil kabur. Tapi warga mengepungnya sehingga ia kembali ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Ponggok.

Akibat perbuatannya, Sai'in, sang ibu, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo Kota Blitar. Ia mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter