Cara Mengonsumsi Makanan Cepat Saji Tanpa Bikin Gendut

Editor: REPUBLIKA.co.id / Reporter: REPUBLIKA.co.id

Ilustrasi pria makan makanan cepat saji (Foto: jatimnow.com)

jatimnow.com - Mengonsumsi makanan cepat saji (fast food) sudah menjadi tradisi masyarakat urban di era modern seperti sekarang. Namun sejumlah penelitian menyebutkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi fast food tidak baik untuk kesehatan.

Makanan cepat saji memang diproses secara cepat dan kerap mengandung banyak kalori. Kendati demikian, menjadi kenikmatan tersendiri saat menyantap fast food. Tidak ada salahnya Anda mengonsumsi fast food, asal tidak terlalu sering dan berlebihan.

Berikut rangkuman cara mengonsumsi makanan cepat saji tanpa bikin gendut, supaya Anda lebih bijak dalam mengatur asupan makanan ini untuk kesehatan tubuh.

Makan dengan porsi kecil
Fast food mengandung kalori dan gula yang cukup tinggi, sebaiknya Anda nikmati dengan porsi kecil.

Makan dengan porsi kecil bisa mengurangi asupan bahan berbahaya. Perhatikan juga minuman yang Anda pilih. Kurangi minuman dengan gula tinggi, dan beralihlah ke air putih.

Makan satu jenis saja
Satu jenis makanan cepat saji memiliki kalori sebanyak tiga kali dari makanan pokok. Belum lagi nutrisinya yang sangat rendah. Karena itu, bila ingin mengonsumsi fast food makanlah satu jenis saja.

Misalnya minggu ini sudah makan burger, minggu depan makan ayam goreng atau kentang. Cara ini sedikit banyak mengurangi tubuh Anda menyimpan semua kalori yang kemudian menjadi lemak.

Makan seminggu sekali
Mengonsumsi makanan cepat saji cobalah atur sekali dalam seminggu. Dilansir Times of India, pola seperti itu memastikan bahwa Anda dapat memberikan tubuh apa yang dibutuhkan, tanpa merusaknya.

Bahkan dengan makan fast food seminggu sekali, metabolisme akan lebih baik, dan tubuh Anda akan membakar lebih banyak kalori. Jangan lupa untuk mengonsumsi lebih banyak sayuran pada enam hari yang lain.

Hindari pemakaian saus berlebih
Makanan cepat saji kurang lengkap rasanya tanpa saus sambal, saus tomat, mayones, atau saus barbekyu. Kabar buruknya, bumbu ini mengandung banyak kalori. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk menghindari atau setidaknya mengurangi konsumsi saus saat makan fast food.

Minum air putih yang banyak
Ternyata ada penjelasan ilmiah mengapa fast food membuat orang ketagihan. Penulis buku Sugar, Fat, Salt, Michael Moss, mengatakan bahwa yang menyebabkan rasa fast food lezat terletak pada penambahan gula dan garam sebagai bumbu utama perasa makanan. Rasa asin menyebabkan sensasi yang disebut “ledakan rasa".

Sensasi rasa asin yang meledak di mulut larut dengan bantuan air liur yang kemudian mengirimkan sinyal ke pusat otak yang menyebabkan rasa senang. Ini juga yang bikin orang makan fast food cenderung berlebihan.

Hal ini bisa diatasi dengan minum air sebelum Anda makan makanan cepat saji. Air akan membuat merasa lebih kenyang, dan pada akhirnya makan jadi sedikit.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter