Pixel Code jatimnow.com

Alun-alun Kota Probolinggo Jadi Tempat Pacaran, ini Langkah Pemkot

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mahfud Hidayatullah
Muda-mudi berpacaran di Alun-alun Kota Probolinggo
Muda-mudi berpacaran di Alun-alun Kota Probolinggo

jatimnow.com - Masyarakat Kota Probolinggo mengeluhkan keberadaan alun-alun yang saat ini digunakan kaum muda untuk berpacaran.

Abdul, salah seorang warga mengatakan alun-alun Kota Probolinggo saat ini memang sepi dari kunjungan masyarakat dan justru digunakan untuk kaum muda berpacaran.

"Pembangunan alun-alun belum selesai total. Memang akhir tahun kemarin dibangun dan pagarnya ditutup. Namun sejak tahun baru, penutup pagar alun-alun dibuka kembali," katanya, Rabu (15/1/2020).

"Apalagi kalau malam hari, penerangan alun-alun tidak ada lampu yang hidup. Saya sering kali memergoki muda-mudi yang pacaran di lokasi yang gelap. Mereka biasanya masuk dengan sepedanya dari arah timur," ujarnya.

Baca juga:
Jurus Jitu Ajak Cewek Kencan: yang Baperan Perhatikan Nomor 6

Ia berharap kepada pemerintah untuk memberikan penerangan lampu saat malam hari.

"Biar situasi ini tidak dijadikan kesempatan generasi muda dengan kegiatan negatif," harapnya.

Baca juga:
Gagal Bertemu Pacar, Pemuda di Probolinggo Panjat Tower Setinggi 70 Meter

Terkait keluhan dari masyarakat, Kasi Ops Satpol PP Kota Probolinggo, Hendra Kusuma mengatakan akan menindaklanjuti dengan menurunkan sejumlah personil ke lokasi itu.

"Terimakasih atas laporannya. Satpol PP akan pantau terus dengan menerjunkan petugas. Jika memang kondisi gelap, kami akan berkoordinasi kepada pihak terkait untuk memasang penerangan," katanya.

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.