jatimnow.com

Video Pria Ponorogo Pamer Alat Kelamin Jadi Viral di Medsos

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Mita Kusuma
Capture video laki-laki perlihatkan alat kelamin di Ponorogo 🔍
Capture video laki-laki perlihatkan alat kelamin di Ponorogo

jatimnow.com - Sebuah video seorang pria memamerkan alat kelamin di Ponorogo menjadi viral di media sosial (medsos) YouTube dan Facebook.

Video yang diunggah pada Selasa (28/1) berjudul "Edan orang Ponorogo memamerkan anunya di Perempatan Dengok" sudah ditonton 3668 kali.

Aksi pria tersebut diketahui berlangsung di perempatan Dengok, Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

Video berdurasi 45 detik yang diunggah akun info dan hiburan ini memperlihatkan seorang pria yang mengenakan baju kotak-kotak dan memakai celana pendek, tangannya mengeluarkan alat kelaminnya.

Loading...

Salah satu warganet, Hendrika Aris berkomentar "Ngasih lihat kok ke orang laki, rugi bro," tulisnya.

Selain warganet laki-laki, juga ada warganet perempuan Ihda Nisail Alimah yang berkomentar. Ia menulis "Itu orang gila, kecil saja dipamerkan tidak bermutu".

Juga ada keluhan di berbagai media sosial tentang perlakuan pria itu. Seperti yang dilakukan oleh akun bernama Hajarulloh, upload ke Info Catatan Wilayah Ponorogo (ICWP).

Lurrr ape crito pengalaman ku dino iki. Aku mau lewat perempatan dengok kok enek pemandangan ura sip nek prapatan sisi kidul.

(Lurrr mau cerita pengalaman saya hari ini. Saya tadi lewat perempatan dengok. Ada pemandangan tidak bagus di perempatan bagian selatan).

Enek wong lanang helm an madep ngidul gek maaf anu ne di tokne. Didudohne karo wong sing lewat seko arah kidul.

(Ada pria berhelm menghadap selatan. Lalu maaf, alat kelaminnya dikeluarkan. Dilibatkan ke orang lain yang melintas dari arah selatan).

Mengganggu kenyamanan moto kan lalu lintas. Untung pas lampune ijo

(Menggangu kenyamanan. Untungnya saat lampu hijau)

Sopo yo ngepasi ngeruhui kui. Ada yang tanya kenapa gak difoto. Berkendara mas mb gx bisa pegang hp. Ini cuma sekedar berbagai informasi. Siapa tahu ada yg lihat gek sempat mengabadikan momen iki. Suwun

(Siapa ya yang kebetulan kejadian itu. Ada yang tanya kenapa tidak difoto. Berkendara mas mbak. Gak bisa pegang handphone. Ini cuma sekedar berbagai informasi. Siapa tahu ada yang lihat terus sempat mengabadikan moment itu).