Pixel Code jatimnow.com

Air Terjun Baru Ditemukan di Lereng Gunung Raung Banyuwangi

Editor : Arif Ardianto  
Warga membersihkan lokasi penemuan air terjun baru di lereng Gunung Raung.
Warga membersihkan lokasi penemuan air terjun baru di lereng Gunung Raung.

jatimnow.com - Pemerintah Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, melaporkan penemuan air terjun baru di lereng gunung Raung.

Bukan hanya air terjun, namun di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah mata air yang airnya bisa langsung diminum.

Kepala Desa (Kades) Sumberarum, Ali Nurfatoni menjelaskan, selama ini air terjun Sempol hanya satu saja. Namun saat ini muncul air terjun baru, berdampingan dengan air terjun Sempol lama.

Kemunculan air terjun baru tersebut diketahui usai terjadinya banjir beberapa waktu lalu.

"Dulu air terjunnya satu, tapi setelah banjir kapan hari itu muncul air terjun baru. Semakin indah karena ada dua air terjun berdampingan di satu aliran sungai. Air terjun kembar," jelasnya, kepada Jatimnow.com, Selasa (1/5/2018).

Setelah diobservasi, ternyata bukan hanya air terjun saja yang ditemukan ,di sekitar lokasi ditemukan sejumlah mata air yang mengalirkan air yang sangat jernih. Airnya bahkan bisa langsung diminum, layaknya air mineral kemasan.

Baca juga:
Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Saat ini saya bersama para pemuda sedang membersihkan lokasi," tambahnya.

Temuan air terjun tersebut juga akan dilaporkan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.

Karena pihak desa memproyeksikan air terjun Sempol menjadi destinasi  wisata alam. Yang pada akhirnya hasil dari pengelolaannya untuk kepentingan masyarakat setempat.

Baca juga:
Kabar Duka, Pemuda Tenggelam Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

"Kita laporkan ke Disbudpar Banyuwangi. Kita butuh legalitas," pungkasnya.

Reporter: Irul Hamdani
Editor: Arif Ardianto

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam