Pilwali Surabaya, Machfud Arifin Ajak Warga Hindari Permusuhan

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Jajeli Rois

Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin pada kegiatan Sapa Warga di Tambak Asri, Surabaya

jatimnow.com - Bakal calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengajak warga Kota Pahlawan untuk tidak saling bermusuhan.

Selain itu diharapkan warga tidak menyebarkan hoaks di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Machfud berharap, warga tetap dalam satu bingkai yakni Surabaya lebih maju.

"Tentunya perbedaan boleh tapi tidak bisa membuat bermusuhan. Jangan karena beda pilihan menjadi bermusuhan antar tetangga," kata Machfud Arifin di sela acara Sapa Warga di Tambak Asri, Surabaya, Kamis (6/2/2020).

"Ini pilih figur wali kota. Nggak usah menjadi perseteruan. Beda boleh tapi tetap satu dalam bingkai Surabaya lebih maju," tambahnya.

Mantan Kapolda Jatim ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks.

"Kita imbau untuk tidak melakukannya. Itu kan kategori bisa menjadi kejahatan, pelanggaran. Polisi pasti bertindak," jelasnya.

Machfud yang pernah menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan dan Kapolda Maluku Utara menceritakan, sedikit banyak juga terlibat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada proses pemilihan legislatif (pileg), pemilihan presiden (pilpres) hingga pemilihan gubernur (pilgub).

Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengajak warga tidak saling bermusuhan

Termasuk menindak tegas pada pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks.

"Saya dulu mantan kapolda, sedikit banyak dalam proses pemilihan legislatif, pemilihan presiden sebelumnya, pasti melakukan tindak tegas terhadap hoaks-hoaks yang dilakukan sampai penghinaan terhadap kepala negara, macam-macam. Itu kita hindari dan kita imbau tidak melakukan hal itu," harapnya.

Purnawirawan perwira tinggi polisi dengan pangkat bintang dua ini berharap kepada warga Surabaya untuk cerdas memilih pemimpin.

"Tentunya kita berharap kepada warga Surabaya untuk cerdas memilih pemimpin, ini penting. Bukan sekedar yang hanya melihat pemimpin itu dengan kamuflase dengan hoaks-hoaks. Kita lihat figur yang kemudian mengadu program itu saja," ujarnya.

Arek Ketintang Surabaya ini juga berharap tidak ada kampanye hitam atau black campaign di Pilwali Surabaya 2020.

"Kita berharap jangan ada black campaign. Saya nggak mau black campaign. Memilih pemimpin yang cerdas dengan cara melihat programnya, siapa yang bersangkutan. Saya dan mungkin siapa yang akan berhadapan dengan saya nanti itu dilihat apa yang sudah dikerjakan dan next ke depan apa yang mau dikerjakan, itu saja program," jelasnya.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow4@gmail.com

Newsletter