Pixel Code jatimnow.com

Hari Pertama Tes CPNS di Ponorogo Diikuti 1124 Peserta

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mita Kusuma
Peserta di hari pertama tes CPNS di Ponorogo
Peserta di hari pertama tes CPNS di Ponorogo

jatimnow.com - Tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo hari pertama diikuti 1124 peserta dari total 8146 yang akan bersaing memperebutkan 503 kuota. 

Ribuan peserta itu mengikuti tes di auditorium Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Sabtu (15/2/2020). Setelah 8146 peserta mengikuti tes yang digelar selama lima hari, tes CPNS akan digelar untuk Madiun dan Pacitan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono mengingatkan para peserta agar percaya pada kemampuan diri sendiri.

"Yang saya tekankan tidak ada yang bisa membantu kecuali peserta sendiri," katanya.

Menurutnya, godaan seperti calo yang menjanjikan bisa meloloskan menjadi CPNS di Pemkab Ponorogo adalah tidak benar.

"Tergoda dengan bisa membantu sesuatu akhirnya dengan uang. Himbauan saya ya itu, yang bisa membantu adik-adik sendiri, kecerdasan sendiri," ujarnya.

Baca juga:
Sah! 1.752 CPNS Kemenag Jawa Timur Resmi Diangkat Jadi PNS

Ia melanjutkan, jika diketahui ada PNS di lingkup Pemkab Ponorogo menjadi calo maka akan langsung diusut.

"Kalau ada laporan tentu kami proses apalagi buktinya lengkap. Tidak perlu waktu lama untuk memprosesnya," tegasnya.

Salah satu peserta, Najdwa mengaku telah mengikuti tes CPNS dua kali pada 2018 dan 2019 lalu.

Baca juga:
Puluhan CPNS Dilantik Sebagai PNS, Ini Pesan Plt Bupati Tulungagung

"Ingin mengabdi kepada negara," kata Nadjwa.

Ia menyebut sebelumnya tidak lolos pada nilai Tes Kompetensi Pribadi.

"Kurang satu poin," ujarnya.

DPRD Surabaya Komitmen Kawal Aspirasi Mahasiswa Cipayung Plus
Peristiwa, Politik

DPRD Surabaya Komitmen Kawal Aspirasi Mahasiswa Cipayung Plus

"Kami menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Surabaya yang tergabung dalam Cipayung Plus karena memiliki kepedulian yang tinggi terhadap berbagai persoalan bangsa," kata Wakil Ketua Gerindra Surabaya Yona Bagus.