Jangan Panik! 65 Warga Jatim yang Sempat Diisolasi di Natuna itu Sehat

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Farizal Tito

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Herlin Ferliana (tiga dari kiri)

jatimnow.com - 65 warga asal Jawa Timur yang dijemput Pemerintah Indonesia dari China dan sempat diisolasi 14 hari di Natuna, sudah dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Mereka bahkan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing, beberapa waktu lalu.

Namun, surat bernomor 267/02.00/YANKES/III/2020 dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jatim yang berisi 65 warga Jatim yang telah dinyatakan sehat atau negatif atau bebas Virus Corona, beredar dalam dua hari terakhir.

"Kami tidak tahu kenapa beredar. Tapi memang benar surat itu dari kami," jawab Sekretaris PMI Jatim, Edi Purwinarto saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2020) malam.

Edi menegaskan bahwa surat itu ditujukan bagi internalnya agar melakukan pendampingan trauma terhadap 65 warga di Jatim yang sudah dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan setelah diisolasi 14 hari di Natuna.

"Jadi PMI juga hadir untuk menghilangkan trauma itu. Sebab sebelumnya ada penolakan, sehingga terjadi trauma. Jadi itu sudah clear. Dan kita menangani masalah trauma," terangnya.

Dalam surat itu, Edi menegaskan bahwa ada poin yang menyebut bahwa 65 warga Jatim itu telah dinyatakan sehat berdasarkan Surat Keterangan Sehat dari Kementerian Kesehatan RI.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jawa Timur Herlin Ferliana menyebut jika surat edaran dari PMI bertuliskan 65 warga Jatim yang tersebar di 15 kabupaten/kota, merupakan salah satu upaya pencegahan.

"Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menggolongkan jadi dua kelompok. Pertama orang sehat dan kedua orang gejala atau sakit," ujar Herlin saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2020).

Herlin juga menegaskan bahwa 65 warga Jatim yang dimaksud dalam surat PMI itu adalah warga dipulangkan dari Wuhan, Hubei, Tiongkok.

"Sedangkan 65 orang sesuai surat PMI, itu merupakan kelompok satu yaitu orang sehat setelah dikarantina di Pulau Natuna selama 14 hari," jelasnya.

Herlin menambahkan, pada kategori orang dengan gejala atau sakit, ada empat klasifikasi. Pertama orang sakit dalam pemantauan (ODP). Kedua, pasien dalam pengawasan (PDP). Ketiga, probable atau orang sakit tetapi para ahli ragu menyimpulkan hasil laboratorium.

"Dan keempat konfirmasi adalah orang sakit dan hasil laboratoriumnya ditemukan covid-19," jelas Herlin.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter