Pixel Code jatimnow.com

Wabah Ulat Hijau, Petani Bunga Kenanga di Pasuruan Gagal Panen

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Moch Rois
Pohon kenanga yang ada di Dusun Krajan, Pasuruan rusak dimakan ulat hijau
Pohon kenanga yang ada di Dusun Krajan, Pasuruan rusak dimakan ulat hijau

jatimnow.com - Ribuan ulat hijau menyerang ratusan pohon bunga kenanga siap panen yang berada di Dusun Krajan, Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Hama itu mengakibatkan salah satu wilayah sentra produksi penghasil minyak kenanga dan bunga tabur di Kabupaten Pasuruan ini pun gagal panen.

"Gagal panen semua. Daun dan bunganya rontok, ada yang dimakan ulat. Sudah disemproti obat (pestisida), tapi tak mempan. Ya akhirnya dibiarkan, hingga tinggal batang kayu, gundul," jelas Satiman (63), salah satu warga, Rabu (17/6/2020).

Kepala Desa Gajahrejo, Kasiyanto mengatakan hama ulat hijau ini hanya mewabah di satu dusun. Namun jumlah pohon yang diserang wabah mencapai ratusan pohon.

Menurutnya, karena selain warga membudidayakan pohon bunga kenanga di ladang, warga juga menanamnya di pekarangan depan dan belakang rumah.

Baca juga:
Begini Cara Basmi Wabah Ulat Hijau yang Serang Bunga Kenanga

"Hama ulat hijau ini mewabah sudah sebulan terakhir sampai kini. Sudah ratusan pohon bunga kenanga yang diserang ulat hijau ini dan gagal panen," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan Yetty Purwaningsih mengatakan akan menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan memberikan bantuan penyemprotan pestisida agar hama ulat hijau cepat tertangani.

"Kami akan turunkan mantri pertanian di kecamatan setempat untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa (pemdes) dan para petani kenanga. Agar hamanya cepat tertangani," kata Yetty Purwaningsih.

 

 

Mencari Pemimpin Millenial untuk Surabaya
Jatim Memilih, Politik

Mencari Pemimpin Millenial untuk Surabaya

"Millenial perlu ruang, dan pengetahuan politik. Mereka butuh sosialisasi sehingga bisa memilih pemimpin yang tepat," ucap mantan Ketua PSI Surabaya, Erick Komala.