Rumah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di 3 Gereja Surabaya Diketahui

Editor: Narendra Bakrie Budi Sugiharto / Reporter:

jatimnow.com - Sebuah rumah di Rungkut Wonorejo Asri XI No 14A, Rungkut, Surabaya disinyalir rumah milik terduga salah satu keluarga pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya. 
 
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan polisi mendatangi sebuah rumah tersebut.
 
"Iya Ibu datang," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser, Minggu (13/5/2018) malam. 
 
Fikser menambahkan, kedatangan Wali Kota Risma  untuk memastikan apakah benar keluarga tersebut terlibat dalam serangan gereja di Surabaya atau tidak. Dan agar warga sekitar atau tetanggs tidak larut dalam keresahan. 
 
"Juga untuk mengetahui sejauh mana pergaulan terduga tersebut selama ini di kampung," tegas Fikser. 
 
Rumah itu sendiri diketahui sebagai rumah Dita Oepriarto dan keluarganya, terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja GKI Jalan Diponegoro Surabaya dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuno Surabaya serta Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Madya Surabaya. 
 
Hingga Pukul 19.20 Wib, Tim Densus 88 masih menggeledah rumah tersebut. 
 
Informasi yang dihimpun jatimnow.com, Dita merupakan ketua sel JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Surabaya. Dita diduga mengajak semua keluarganya melakukan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya. 
 
Dita sendiri diduga meledakkan diri di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno Surabaya menggunakan mobil miliknya. Sedangkan Puji Kuswiati, istrinya dan dua anak perempuannya yaitu FS (12) serta PR (9), diduga meledakkan diri di Gereja GKI Jalan Diponegoro. 
 
Sementara dua anak Dita yang lain yang masih belum teridentifikasi diduga meledakkan diri menggunakanan motor di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Surabaya.
 
"Ini Ibu ke sana (Rungkut Wonorejo Asri)," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya, M Fikser, Minggu (13/5/2018) malam. 
 
Fikser menambahkan, kedatangan Wali Kota Risma  untuk memastikan apakah benar keluarga tersebut terlibat dalam serangan gereja di Surabaya atau tidak. Dan agar warga sekitar atau tetanggs tidak larut dalam keresahan. 
 
"Juga untuk mengetahui sejauh mana pergaulan terduga tersebut selama ini di kampung," tegas Fikser. 
 
Rumah itu sendiri diketahui sebagai rumah Dita Oepriarto dan keluarganya, terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja GKI Jalan Diponegoro Surabaya dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuno Surabaya serta Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Madya Surabaya. 
 
Hingga Pukul 19.20 Wib, Tim Densus 88 masih menggeledah rumah tersebut. 
 
Informasi yang dihimpun jatimnow.com, Dita merupakan ketua sel JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Surabaya. Dita diduga mengajak semua keluarganya melakukan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya. 
 
Dita sendiri diduga meledakkan diri di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno Surabaya menggunakan mobil miliknya. Sedangkan Puji Kuswiati, istrinya dan dua anak perempuannya yaitu FS (12) serta PR (9), diduga meledakkan diri di Gereja GKI Jalan Diponegoro. 
 
Sementara dua anak Dita yang lain yang masih belum teridentifikasi diduga meledakkan diri menggunakanan motor di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Surabaya.
 
Reportera: Narendra Bakrie
Editor: Budi Sugiharto

Tinggalkan Komentar

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter