Pixel Code jatimnow.com

Pandemi Covid-19

Ikatan Istri Partai Golkar dan HWK Serahkan Bantuan APD

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Jajeli Rois
Pemberian bantuan kepada tenaga kesehatan
Pemberian bantuan kepada tenaga kesehatan

jatimnow.com - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) dan HWK (Himpunan Wanita Karya) Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan kepada rumah sakit dan puskesmas di tengah Pandemi Corona.

Ketua IIP, Luluk Sarmuji istri dari M Sarmuji Ketua Partai Golkar Jawa Timur bersama pengurus melakukan kunjungan ke 4 puskesmas dan 2 rumah sakit serta klinik di Surabaya, Jumat (11/9/2020).

Mereka memberikan bantuan berupa masing-masing 25 hazmat biasa, 15 hazmat plus, 300 masker, 25 masker N 25, 20 kacamata, 200 sarung tangan dan vitamin. Khusus untuk rumah sakit ditambah sepatu boot dan helm.

"Hari ini kami datang untuk menyerahkan bantuan sosial. Bantuan ini memang tidak banyak. Tapi semoga yang sedikit ini juga bisa menambah ketersediaan APD bagi rumah sakit dan puskesmas," kata Luluk Sarmuji.

Dijelaskan, sejumlah alat pelindung diri (APD) dan vitamin berasal dari DPP Partai Golkar, DPD Jawa Timur dan HWK. Sedang baksos dikonsentrasikan ke puskesmas.

Ikut mendampingi Wakil Ketua Bidang Perempuan Redatini, Wakil Ketua bidang Kebencanaan Erick R Tahalele, Sekretaris bidang MPO Arifan Wibisono dan beberapa pengurus IIPG Jawa Timur.

Baca juga:
Pengurus DPC MKGR Jombang Dilantik, Ini Pesan Kodrat Sunyoto

Pembantu Rektor III (bidang kemahasiswaan), Prof Retno Puji Rahayu mengatakan klinik Ubaya juga melayani pasien umum dan rapid test lengkap dengan PCR, BPJS dan pasien asuransi.

"Kami membuka kepada masyarakat yang ada di sekitar Ubaya kalau mau berobat silahkan ke sini. Kesannya klinik ini khusus mahasiswa. Padahal sesungguhnya juga melayani untuk masyarakat umum," katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Medokan Ayu Siti Yuarsih mengucapkan terimakasih kepada Partai Golkar atas bantuan yang diberikan.

Baca juga:
Muncul Lagi Subvarian Omicron Baru BA.2.75

"APD ini sangat bermanfaat bagi petugas kami. Sebab kemanapun petugas harus menggunakan masker. Tapi juga banyak masyarakat datang minta masker," ujar dia.