jatimnow.com

Pilkada Gresik 2020

Ini Langkah Paslon Qosim-Alif Berdayakan Ekonomi Umat

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Sahlul Fahmi
Asluchul Alif dan Ketua Yayasan Himmatun Ayat, KH Abdul Kholiq 🔍
Asluchul Alif dan Ketua Yayasan Himmatun Ayat, KH Abdul Kholiq

jatimnow.com - Pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Wakil Bupati (Cawabup) Gresik Mohammad Qosim - Asluchul Alif diminta membuat program pembentukan bank wakaf seperti yang dicanangkan Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin.

Itu disampaikan Ketua Yayasan Himmatun Ayat, KH Abdul Kholiq. Secara khusus, ia mengapresiasi program pemberdayaan melalui keterampilan di bidang UMKM mulai dari pembuatan produk, quality kontrol, pengemasan hingga pemasaran.

"Pemasaran perlu dibentuk jaringan, karena sebab selama ini produk yang dihasilkan kesulitan akses pasar. Jadi istilahnya belum naik kelas, hanya terdistribusi di tetangga dan toko toko kelontong," kata Abdul Kholiq, Kamis (8/10/2020).

Loading...

"Seperti di yayasan kami. Ada yang wakaf kambing 5 ekor, sekarang sudah mencapai 50 ekor dan telah kami bagikan kepada yang berhak. Konteks wakaf ini bukan hanya wakaf untuk pembangunan masjid dan gedung madrasah, namun lebih kepada wakaf aset ekonomi," ucapnya.

Kholiq juga menjabarkan contoh wakaf yang bisa membantu ekonomi umat yang masih lemah. Di antaranya salah satu yayasan lembaga pendidikan mengelola aset wakaf sebuah hotel.

Sehingga keuntungan dari layanan hotel tersebut dipakai untuk membiayai operasional pendidikan tersebut termasuk menggaji guru-gurunya.

"Contohnya lagi di Malaysia punya aset wakaf kebun sawit sekian ribu hektar dari mantan perdana menteri Malaysia Mahatir Mohammad untuk disalurkan kepada yayasan yatim piatu disana. Model seperti ini kalau diterapkan oleh Mas Alif dan Pak Qosim di Gresik akan sangat bagus sekali, hanya saja model wakaf seperti ini belum populer," beber Abdul Kholiq yang juga terlibat dalam forum yayasan panti asuhan se Kabupaten Gresik.

Alif sendiri berkomitmen untuk memberdayakan ekonomi umat, khususnya kalangan yang perlu mendapat perhatian khusus seperti janda single parent dan anak yatim.

"Dalam program saya bersama Pak Qosim mencanangkan program pendidikan untuk anak yatim dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi," ujar Alif.

Kemudian bagi Ibu-ibu single parent, Alif menyebut diadakan pendampingan berupa pelatihan keterampilan di bidang UMKM mulai dari pembuatan produk, quality kontrol, pengemasan hingga pemasaran.

"Produk UMKM dari ibu-ibu kami buatkan akses pasar ke ritel modern. Jadi kami buat regulasi pasar modern di Gresik seperti tenant di mall, Alfamart dan Indomaret untuk menyerap produk UMKM. Tentu akan kami dampingi agar produk UMKM yang dihasilkan Ibu-ibu bisa sesuai standar pasar modern tersebut," ujar dia.

Alif mengaku mendapatkan ilmu yang berharga dari KH Abdul Kholiq selaku Ketua Ketua Yayasan Himmatun Ayat.

"Ini sekaligus saya menyerap ilmu dari Bapak Abdul Kholiq, sebelumnya hal seperti ini belum terpikirkan. Model bank wakaf bisa kita sinergikan dengan program menyekolahkan anak yatim dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi yang kami canangkan," lanjut dia.

Ia mengaku jika saat ini juga memimpin yayasan lembaga pendidikan yang menaungi TPQ dan Madin tinggalan orang tuanya. Untuk bidang pendidikan Islam dan pemberdayaan umat menjadi salah satu prioritasnya.

"Insya Allah bila diijabai oleh Allah memimpin Gresik apa yang kami serap dari Bapak Abdul Kholiq dan yayasan ini akan kami realisasikan," tandasnya.