Pixel Code jatimnow.com

7 Pos Pantau Terpadu di Kota Probolinggo Tak Lagi Berfungsi, Ini Sebabnya

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mahfud Hidayatullah
Pos pantai terpadu yang tak berfungsi
Pos pantai terpadu yang tak berfungsi

jatimnow.com - Tujuh pos pantau terpadu yang ada di Kota Probolinggo kini tidak lagi berfungsi. Ketujuh pos pantau tersebut tersebar di pertigaan dan perempatan diberbagai jalan yang ada di Kota Probolinggo.

Salah satunya yang tak berfungsi adalah pos pantau terpadu di perempatan Jalan Brantas, Kademangan, Kota Probolinggo. Tempat tersebut kerap dijadikan tempat tidur orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Probolinggo, Agus Effendi membenarkan jika ada 7 pos yang berada di bawah kewenangannya kini tidak lagi berfungsi sebagai tempat pemantauan lalu lintas.

"Semuanya ada 9 pos pantau terpadu, namun yang aktif hanya 2 pos pantau. Jadi total ada 7 pos pantau yang belum aktif," katanya, Jumat (7/5).

Ia menyebut, tidak lagi berfungsinya pos pantau terpadu tersebut karena pihak Dinas Perhubungan Kota Probolinggo kekurangan personel untuk melakukan penjagaan di lokasi.

Baca juga:
Istri Wali Kota Probolinggo Kepincut Kain Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri

"Kita hanya punya 16 personil motoris saja. Untuk bisa mengaktifkan pos pantau yang belum berfungsi kami kekurangan 14 personil lagi," ujarnya.

Ia berharap agar wali kota Probolinggo dapat menambah kebutuhan personel Dishub untuk bisa mengaktifkan bangunan itu dengan penjagaan petugas motoris.

Baca juga:
30 Anggota DPRD Kota Probolinggo 2024-2029 Dilantik, Berikut Daftar Namanya

"Nanti kita ajukan, agar pos pos itu tidak mubazir demi kelancaran arus," tandasnya.

 

8 Tahun jatimnow.com: Terimakasih Kolega
Pojok Jimerto

8 Tahun jatimnow.com: Terimakasih Kolega

jatimnow.com - Harapan, doa, dan ucapan membanjiri perayaan 8 Tahun jatimnow.com di kantor baru yang beralamat di North West Boulevard NV 1 No 28,

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.