32 Juta UMKM di Jatim Gulung Tikar, Partai Gerindra Siap Berikan Pendampingan

Wakil Sekretaris Gerindra Jatim Najih Farhoq

jatimnow.com - Wakil Sekretaris Gerindra Jawa Timur, Najih Farhoq menyebutkan jika 32 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur telah gulung tikar selama Pandemi Covid-19.

"UMKM ini tetap harus bangkit dan tidak terpuruk. Informasi terakhir, 32 juta UMKM gulung tikar semua," ujar Najih di kantor DPD Gerindra Jatim, Jumat (6/7/2021).

Untuk itu, bersama pengurus DPD Gerindra Jatim pihaknya sepakat akan memberi pendampingan terhadap para pelaku UMKM itu.

Bahkan, hal tersebut juga salah satu tugas yang diberikan Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad, untuk kembali menghidupkan geliat ekonomi masyarakat Jatim di tengah Pandemi Covid-19

"Instruksi dari ketua juga pertama poin yang paling penting, Partai Gerindra akan terus mengawal dan meminta kepada seluruh kader yang ada di Jawa Timur, khususnya DPD ini untuk mengawal UMKM," terang dia.

Selain turun langsung memberi pendampingan kepada masyarakat, Partai Gerindra Jatim juga berjuang untuk mendorong pemerintah secepatnya menyiapkan relaksasi bagi pelaku UMKM, baik itu bantuan sosial maupun relaksasi kredit.

"Kedua, Partai Gerindra dalam diskusi juga berusaha lewat pemerintah agar memberikan relaksasi. Khusus UMKM ini diberikan kemudahan relaksasi dalam kreditnya," terangnya.

Menurutnya, UMKM adalah salah satu tulang punggung pemerintah dan geliat ekonomi secara nasional. Secara nasional seperti yang disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tercatat 50 persen pelaku UMKM di Indonesia telah mengalami gulung tikar saat Pandemi Covid-19.

Angka itu cukup menghambat perputaran ekonomi skala nasional di Indonesia. Padahal, secara nilai hampir 99 persen pengusaha di Indonesia adalah UMKM, dan 60 persen domestik bruto negara juga dihasilkan dari UMKM.

Loading...

"Partai Gerindra bersama kawan-kawan akan selalu bergerak untuk membantu penanganan Covid-19 dan membantu menggerakkan UMKM," tandasnya.

Berita Terkait