Pixel Code jatimnow.com

Dinilai Membahayakan, Polisi Amankan Belasan Balon Udara di Ponorogo

Editor : Arif Ardianto   Reporter : Mita Kusuma
Petugas polisi menyita salah satu balon udara milik warga Ponorogo
Petugas polisi menyita salah satu balon udara milik warga Ponorogo

jatimnow.com - Dinilai membahayakan, Polres Ponorogo menggagalkan belasan balon udara yang akan diterbangkan oleh warga sebagai tradisi lebaran, Minggu (17/6/2018).

"Kami berhasil menggagalkan belasan balon udara yang akan diterbangkan warga. Kami mencari diberbagai kecamatan," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant, Minggu (17/6/2018) .

Radiant menjelaskan, belasan balon udara didapatkan dari berbagai kecamatan. Ada yang dari Kecamatan Sukorejo, Balong, Jambon.

"Itu hasil kemarin, untuk hari ini kami masih hunting ke berbagai kecamatan. Hasilnya nanti akan kami beritahukan kembali," urainya.

Baca juga:
Antisipasi Lonjakan Mudik 2026, PELNI Siapkan 15 Armada di Jatim

Ia mengaku, tindakan menggagalkan penerbangan balon udara bukan berarti melarang tradisi warga, namun menjaga kemungkinan bahaya yang ditimbulkan.

"Dampak yang ditimbulkannya cukup mengancam kehidupan orang banyak. Bisa jadi membakar hutan. Bisa menyebabkan padam listrik dan lain sebagainya," pungkasnya.

Baca juga:
Tiket Lebaran KAI Daop 8 Surabaya Terjual 31.402, Kursi Masih Tersedia

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto


8 Tahun jatimnow.com: Terimakasih Kolega
Pojok Jimerto

8 Tahun jatimnow.com: Terimakasih Kolega

jatimnow.com - Harapan, doa, dan ucapan membanjiri perayaan 8 Tahun jatimnow.com di kantor baru yang beralamat di North West Boulevard NV 1 No 28,

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.