Pixel Code jatimnow.com

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Pelabuhan Ketapang Turun

  Reporter : Erwin Yohanes
Arus balik di H+6 di pelabuhan ASDP Ketapang./Foto: Hafiluddin Ahmad.
Arus balik di H+6 di pelabuhan ASDP Ketapang./Foto: Hafiluddin Ahmad.

jatimnow.com – Arus balik dari pelabuhan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang, Banyuwangi menuju Pulau Dewata Bali berangsur menurun.

Tidak seperti sebelumnya, pada H+5 tercatat jumlah penumpang sebanyak 43.062, roda dua sebanyak 6.972 kendaraan. Begitu pula dengan jumlah roda 4 yang berada diangka 4.897 dan roda 4 plus yang berjumlah 289.

“Untuk jumlah penumpang dan kendaraan arus balik hari ini cenderung menurun sekitar 4 sampai 5 persen,” ujar General Manager ASDP Ketapang, Elvi Yoza di pelabuhan, Jumat (22/6/2018).

Hingga saat ini, pihaknya tetap mengoperasikan 32 kapal baik di dermaga ASDP maupun dermaga LCM. Untuk jumlah trip (perjalanan) kapal juga terpantau menurun, sebelumnya mencapai 272 trip menjadi 265 trip.

“Data sementara jumlah trip kapal juga menurun tetapi belum signifikan,” katanya.

Baca juga:
Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Namun demikian, lanjut Elvi, pihaknya akan tetap mewaspadai adanya penumpukan kendaraan dan penumpang. Mengingat, besok adalah lebaran ketupat.

“Untuk H+7 kita siagakan 31 kapal dan untuk H+8 kita tambah 34 kapal operasi mengantisipasi adanya pergerakan arus balik pasca lebaran ketupat,” tukas Elvi.

Baca juga:
Kabar Duka, Pemuda Tenggelam Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Erwin Yohanes

 

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.