jatimnow.com
Untag Surabaya Raih Dua Penghargaan Anugerah Kampus Unggulan 2021

Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho menunjukkan penghargaan Anugerah Kampus Unggulan 2021

Surabaya - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya masuk dalam jajaran 5 besar kategori universitas penerima Anugerah Kampus Unggulan (AKU) 2021.

Kampus merah putih ini juga behasil menyabet peringkat ketiga untuk kategori Implementasi Anti Intoleransi, Anti Perundungan dan Anti Kekerasan Seksual.

Penghargaan AKU 2021 diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Ir. Suprapto kepada Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho.

Pemberian penghargaan AKU 2021 diberikan saat Rapat Kerja Pemimpin Perguruan Tinggi LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur dengan tema "Fasilitasi Transformasi Perguruan Tinggi" di Grand Mercure Malang, Rabu (24/11/2021).

Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho menyampaikan rasa syukur atas apresiasi dari LLDIKTI Wilayah VII yang disematkan untuk kampus yang dipimpinnya.

"Alhamdulillah kemarin Untag Surabaya dapat AKU dan menjadi nomor lima dari 340 perguruan tinggi swasta di Jatim. Empat tahun yang lalu itu Untag Surabaya selalu meraih ranking di atas 10, tapi dengan empat tahun ini kita harus berbeda. Kita membawa pergeseran pada peringkat lima, enam dan tahun ini kembali ke lima lagi," ujar Prof Nugroho, Kamis (25/11/2021).

Penghargaan Anugerah Kampus Unggulan 2021 untuk Untag SurabayaPenghargaan Anugerah Kampus Unggulan 2021 untuk Untag Surabaya

Kendati demikian, Guru Besar Ilmu Akuntansi Untag Surabaya itu terus melakukan upaya untuk tetap dapat dipercaya oleh masyarakat menjadi kampus yang mampu mendidik mahasiswa dengan menjunjung tinggi rasa toleransi dan pribadi yang berkarakter kebangsaan.

"Di awal mahasiswa berkuliah coba kita wujudkan dengan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru 2021 pada September lalu. Para mahasiswa baru dibekali dengan Materi Pencegahan Kekerasan Seksual dan Perundungan," jelasnya.

Ada empat kriteria penilaian dalam penghargaan AKU yaitu kelembagaan dan kerja sama, pendidikan dosen dan tenaga kependidikan, risbang (riset dan pengembangan) dan inovasi serta pembelajaran dan kemahasiswaan.

Menurut Prof Nugroho, hal tersebut sudah diwujudkan sejak pertama kali dirinya menjabat sebagai rektor di Untag.

"Tepatnya empat tahun yang lalu, kami selalu membuat kontrak kepada seluruh sivitas akademika Untag Surabaya lalu kita monev realisasi dan capaiannya. Jika saat evaluasi terdapat kendala, maka akan diubah strateginya," imbuhnya.

Loading...

Meski mendapatkan dua penghargaan sekaligus, Prof. Nugroho mengaku tidak berpuas diri. Dia akan lebih memacu lagi dalam prestasi-prestasi lainnya. Termasuk untuk bisa mencapai peringkat pertama pada AKU periode tahun mendatang.

"InsyaAllah dalam jangka satu hingga dua tahun ke depan, kami menargetkan untuk masuk ke dalam tiga besar. Kami bersinergi untuk meraih hal tersebut," tandasnya.

Berita Terkait