jatimnow.com

Viral Warga di Lumbang Diduga Usir Keluarga Minoritas

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Moch Rois
Tangkapan layar TikTok. 🔍
Tangkapan layar TikTok.

Pasuruan - Sebuah video yang memperlihatkan keluarga yang bekunjung ke rumah temannya kemudian ramai-ramai diusir warga, viral di media sosial. Warga yang marah, mengumpatkan kata-kata kasar terhadap si perekam.

Para petugas TNI dan polisi beserta tokoh masyarakat tampak meredam aksi warga yang kalap.

Akun raima_inchess yang memposting video tersebut menyebutkan lokasi kejadian berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.

"Mobil kita dilempar batu, mobil kita dilempar batu, Tuhan Yesus tolong kami," ucap Raima_Inchess dalam video yang diunggahnya.

Loading...

Dalam postingan itu, ia mengunggah dua potong video yang merekam kejadian itu, yang masing-masing berdurasi 1 menit.

"Bantu share teman. Kronologinya kami niat mau berbagi bingkisan untuk anak-anak di rumah teman saya. Saya membagi bingkisan buku tulis dan tas sekolah untuk teman-teman kami dan orang-orang yang kami kenal. Dan di dalam rumah teman saya, keluarga kami lagi tidur dan bersantai tiba-tiba di grebek masa. Dan kami diusir dari rumah teman saya. Mereka mengamuk dan mengeroyok keluarga kami dan melempari mobil saya dan runah teman saya dengan batu," tulisnya dalam postingan instagram.

Parahnya lagi, warga setempat pun disebut mengancam akan membakar rumah tersebut.

"Mereka mengamuk dan memanggil massa semakin banyak. Padahal kami sedang tidak melakukan apa-apa. Mereka terus berkata kalau mereka warga mayoritas menolak keras kami orang minoritas, padahal sebelumnya saya sudah sering main ke rumah teman saya. Dan mereka mengancam untuk membakar rumah teman kami dan membunuh binatang peliharaan teman saya," lanjutnya.

Beredarnya video tersebut pun memantik berbagai respon netizen. Salah satunya akun mohammad firdausprasetyo.

"Maafkan atas kelakuan saudara seiman kami kak. Jujur saya miris melihat kelakuan saudara seiman saya seperti itu," ucapnya.

Kapolsek Lumbang, Polres Pasuruan, AKP Nanang Abidin, yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Kejadiannya siang kemarin Minggu (26/12). Kami yang mendapat laporan warga langsung mengamankan jiwa saudara kami asal Kota Surabaya tersebut, sampai pulang. Untuk kelanjutannya ke Kasatreskrim ya," jelas AKP Nanang Abidin, Senin (27/12/2021).

 

Loading...