jatimnow.com

BMKG Sebut Gempa Banten Sebabkan Kerusakan Pada Dua Kecamatan di Pandeglang

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Ni'am Kurniawan
Staf Kemendes di Jakarta berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi (Foto: Tangkapan layar video Muhammad Mahen for jatimnow.com) 🔍
Staf Kemendes di Jakarta berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi (Foto: Tangkapan layar video Muhammad Mahen for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Perairan Sumur, Banten menyebabkan dua kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten terdampak.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut, gempa yang sekitar pukul 16.05 WIB, Jumat (14/1/2022) itu tidak berpotensi tsunami.

"Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan di Kecamatan Munjul dan Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang yang ditimbulkan akibat gempa tersebut," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno tertulis kepada jatimnow.com.

Loading...

Baca juga:  

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, jenis gempa yang terjadi adalah gempa dangkal akibat aktivitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik," ungkap dia.

BMKG juga mencatat ada dua kali gempa susulan setelah gempa awal terjadi.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempa susulan, dengan magnitudo magnitudo 3,7 dan magnitudo 3,5," jelasnya.

Di mengimbau agar warga tetap tenang, serta mengindari rumah-rumah atau bangunan yang retak akibat gempa. Juga sesekali untuk memeriksa bangunan apakah cukup aman untuk kembali ditempati.

"Kepada masyarakat di lokasi terdampak dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," papar dia.

Gempa juga dirasakan di Jakarta hingga Lampung. Di Jakarta misalnya, gempa itu membuat para staf di Kementerian Desa Jalan TMP Kalibata No. 17, Pancoran, Jakarta Selatan berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri.

"Iya terasa, akhirnya semua staf keluar kantor," ujar salah satu Staf Kemendes, Muhammad Mahen kepada jatimnow.com.