Ditangkap di Bekasi, Begini Motif Wanita Penculik Bayi di Surabaya

Editor: Erwin Yohanes Narendra Bakrie / Reporter:

MR (berjilbab) wanita penculik bayi Mohammad Farhan Akbar.

jatimnow.com - Perburuan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terhadap pelaku penculikan bayi 9 bulan di Hotel Walisongo, kawasan Ampel Surabaya, membuahkan hasil. Tim khusus yang dibentuk, berhasil menangkap pelaku di Bekasi, Jawa Barat.

"Penangkapan ini kami lakukan, setelah tim bekerja selama 15 hari," sebut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, Rabu (27/6/2018) dini hari di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Pelaku penculikan bayi 9 itu berinisial MR (24) warga Probolinggo. Tidak hanya MR saja yang berhasil diringkus. Tim khusus yang dipimpin Kasatreskrim, AKP Tinton Yudha Riambodo dan Ipda Tio Tondy itu juga berhasil membawa pulang bayi yang diculik MR.

Bayi 9 bulan bernama Mohammad Farhan Akbar itu, sudah satu bulan dibawa kabur MR setelah dititipkan oleh ibu kandung korban, Nuraini Suprapti (34) warga Jalan Bromo, Perumahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, 23 Mei 2018 lalu.

"Kami bawa pelaku dan korban menggunakan pesawat dari Jakarta ke Surabaya, dan langsung kami periksa pelakunya," beber Agus.

Dari pantauan jatimnow.com di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (26/6/2018) sekitar pukul 22.30 WIB. Korban langsung digendong Kapolres dan sejumlah polwan. Sedangkan MR langsung digiring ke ruang penyidik.

Dalam pengakuannya, MR mengaku ingin sekali memiliki Farhan sejak lama. MR juga mengaku kenal baik dengan Nuraini (ibu Farhan) sejak lama. Sebab keduanya sama-sama pedagang pakaian yang kerap kulakan bersama.

"Saya merawatnya dengan baik. Susu, pakaian dan kebutuhannya saya lengkapi semua," aku MR kepada penyidik.

MR sendiri ke Bekasi untuk menemui suaminya yang bekerja disana. MR mendatangi suaminya dengan mengaku bahwa Farhan adalah anak dari hubungan perkawinan mereka. Sebab kepada suaminya yang lama berpisah, MR mengaku telah hamil dan melahirkan anak laki-laki.

MR terpaksa membohongi suaminya itu, sebab dia meminta sejumlah uang kepada suaminya untuk biaya persalinan. Padahal, MR tidak pernah hamil. Sepanjang pemeriksaan, MR sama sekali tidak menangis. Dia terlihat tenang saat menjawab semua pertanyaan penyidik.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter