Pixel Code jatimnow.com

Ini Langkah Pemkab Ponorogo Tangani Sampah TPA Mrican yang Overload

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Mita Kusuma
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo, Seni. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo, Seni. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Warga Desa Mrican Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo bernafas lega perihal sampah. Pasalnya pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bertindak cepat mengatasi permasalahan overload sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Mrican.

"Intinya apa yang disampaikan dan permasalahan di TPA Mrican akan ditanggapi serius oleh kami," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo, Seni, Sabtu (2/4/2022).

Rencananya, kata dia, sebelah TPA ada saluran irigasi. Saluran itu harus ditutup dengan box culvert. Juga bakal ada saluran air limbah khusus agar tidak masuk ke sawah warga

Banner Morula IVF Landscape

Sekitar TPA Mrican, berjarak 200 meteran akan dibangun talud tinggi dinding. Tujuannya agar sampah tidak meluber ke tempat lainnya.

"Khusus air limbah atau lindi bakal dibangun instalasi pembuangan air limbah atau lindi," kata Seni saat dikonfirmasi.

TPA Mrican Ponorogo bakal diperbaiki (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)TPA Mrican Ponorogo bakal diperbaiki (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Menurutnya, pihak Pemkab Ponorogo dalam hal ini DLH bakal melakukan uji laboratorium. Hal ini dilakukan kerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Baca Juga: Tumpukan Sampah di TPA Mrican, Bikin Warga Gatal-gatal Hingga Gagal Panen

"Meliputi kerusakan tanah dan kesuburan tanah akibat mungkin kalau terkena percemaran. Pengelolaan kedepan Insya Allah, Bupati komitmen menyelesaikan masalah ini, " tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa memang TPA Mrican kkondisi kurang lahan. Secara keseluruhan luasnya sekitar 2,8 hektare. Seluasa 0,7 hektare untuk intansalasi pengelohan lumpur tinja (IPLT). Sampah yang masuk ke TPA Mrican 90 ton per hari.

Loading...

"Pembangunan yang awal saya bilang di depan nanti berkisar Rp5,5 miliar. Mudah-mudahan tahun ini bisa," pungkasnya.

 

Loading...