Pixel Code jatimnow.com

Anwar Sadad Berharap Pemulihan Ekonomi di Jatim Tercepat

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Ni'am Kurniawan
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad saat memberi sambutan dalam Musrenbang Jatim tahun 2023.(Dok Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad saat memberi sambutan dalam Musrenbang Jatim tahun 2023.(Dok Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad berharap pemulihan ekonomi bisa menjadi poin utama Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim fokus pada setiap perencanaan pemulihan ekonomi, agar leading sebagai provinsi tercepat dalam memulihkan perekonomian.

Sadad meminta, pokok pikiran (pokir) dan aspirasi yang direkomendasikan setiap anggota DPRD menjadi pijakan pemprov melakukan program kerja. Sebab setiap pokir DPRD yang disusun memiliki dasar dari permasalahan yang dihadapi masyarakat, yang digali secara serius melalui kerja-kerja lapangan.

"Keterlibatan DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat, telah diatur dalam peraturan menteri nomor 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan PP 8 tahun 2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rancangan pembangunan daerah, khusunya pasal 107 ayat 1F yaitu rancangan RKPD adalah mencampurkan pokok-pokok pikiran dari DPRD," ucap Sadad, Selasa (19/4/2022).

Banner Morula IVF Landscape

Dalam percepatan pemulihan ekonomi, DPRD Jatim siap memberikan dukungan agar misi pembangunan nasional bisa cepat terlaksana. Mengingat pemulihan ekonomi merupakan kebijakan nasional yang diatur langsung dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019.

"Hasil Musrenbang tahun ini akan menjadi ratapan dalam RKPD 2023. Sebagai wakil dari institusi DPRD Jatim, kami ingin menyampaikan beberapa rumusan dengan memperhatikan dengan serius Perpres nomor 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi dikawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, juga kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS) serta kawasan selingkar wilis lintas selatan," jelas Sadad yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jatim.

Pihaknya menyadari saat pandemi Covid-19, kebijakan tentang refocusing anggaran cukup membuat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kesulitan dalam merealisasikan program kerja. Meski demikian, DPRD tetap mendorong agar Pemprov Jatim melakukan inovasi dengan menggandeng pihak ketiga. Baik investor ataupun private sektor untuk menyelamatkan kepentingan masyarakat.

"Banyak program yang tertunda dilaksanakan, sehingga mempengaruhi kinerja OPD dan juga pasti melalui Visi/Misi Kepala Daerah. Kebijakan refocusing sangat menyulitkan OPD seakan membuat kami merasa stagnan. Untuk itu, memerlukan arahan-arahan yang bijak dalam menentukan kebijakan, memungkinkan kita tetap berkreasi dalam pertumbuhan ekonomi agar kepentingan masyarakat bisa terselamatkan," ucap pria yang masuk daftar Bacagub Jatim 2024.

Dalam putusan musrenbang RKPD 2023, diharapkan bisa membawa angin segar kepada masyarakat dan proses perencanaan pembangunan di Jatim bisa kembali berlanjut.

"Saya rasa ibu gubernur punya suatu kelebihan bahwa di setiap acara-acara yang terkait dengan penyusunan perencanaan, pembangunan selalu dihadiri Ketua DPD RI yang Alhamdulillah berasal dari Jawa Timur. Ini adalah suatu hal yang luar biasa, sehingga bisa direct seluruh harapan dan aspirasi," tandas keluarga Ponpes Sidogiri Pasuruan itu.

Loading...

 

Loading...