Indonesia Akhirnya Bisa Kembali Mengekspor Bawang Merah

Editor: Arif Ardianto / Reporter: Arry Saputra

Seremoni pelepasan ekspor bawang merah di Jalan Kalianak Surabaya

jatimnow.com - Kementerian Pertanian menggelar seremoni pelepasan ekspor bawang merah yang akan dikirim ke Singapura di Jalan Kalianak Surabaya, Senin (9/7/2018).

Dalam acara tersebut Menteri Pertanian diwakili oleh Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Suwandi dan Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Jawa Timur Irita Rahayu Aryati.

Suwandi menjelaskan hari ini pelepasan secara simbolis berupa 1 kontainer berisi bawang.

"Yang jelas tahun lalu kita sudah ekspor sebanyak 7.750 ton bawang merah ke beberapa negara tetangga. Kemudian tahun ini target Nasional, insyaallah akan naik dua kali lipat," jelas Suwandi usai melakukan pelepasan simbolis ekspor bawang, Senin (9/7/2018).

Suwandi mengatakan, targetnya adalah untuk membuktikan bahwa Indonesia sudah swasembada bawang merah. Sejak tahun 2016, tidak ada impor bawang merah. Dari impor 2014 menjadi ekspor pada tahun 2017. Diharapkan ekspor tahun 2018 akan lebih tinggi.

"Dulu tahun 2014 kita impor sebanyak 74000 ton, sekarang sejak tahun 2017 sudah membalikkan kondisi. Terima kasih, berkat kerjasama semua pihak pengusaha dan petani," ujar Suwandi.

Dengan adanya ekspor ini, petani juga menikmati hasilnya. Pelaku usaha juga berjalan sehingga hal ini akan menambah devisa bagi negara Indonesia.

Suwandi melanjutkan, bahwa ada 6 negara yang akan menjadi tujuan ekspor bawang merah, untuk kali ini PT Aman Buana Putra akan mengekspor ke Singapura kemudian ke Malaysia.

"6 negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Filipina dan negara lainnya. Prediksi akan di ekspor dari PT Aman 5 sampai 6 ribu ton," lanjut Suwandi.

Suwandi berharap untuk kualitas ekspor harus ditingkatkan lebih tinggi karena kendala yang menangani perijinan-perijinan untuk ekspor-impor dengan metode online sudah aman dan lancar.

Suwandi mengatakan bahwa saat ini produk Indoensia terutama Jawa Timur sudah dapat bersaing dikancah global.

"Total 9 kontainer atau 500 ton, 100 ton nya dari Jawa Timur. ini juga membuktikan produk kita sudah bermutu dan berdaya saing kompetitif di negara lain," jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya lebih membina petani Jawa Timur agar bisa masuk ke ekspor yang lebih besar.

"Nanti beberapa Kabupaten khususnya memang harus varietas super pilip, nanti kita arahkan kabupaten sentra diantaranya Bondowoso, Probolinggo, dan kota Batu. Ini sudah kita sepakati untuk mendukung  ekspor bawang dalam jumlah lebih besar," jelasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto

Tinggalkan Komentar

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter