Pixel Code jatimnow.com

Upaya Jemput Paksa Tersangka Pencabulan Santri di Jombang, 2 Mobil Masuk Ponpes

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Elok Aprianto
Mobil yang memasuki pintu samping Pondok Pesantren Sidiqiyah.(Foto: Elok Aprianto)
Mobil yang memasuki pintu samping Pondok Pesantren Sidiqiyah.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Upaya jemput paksa MSAT, tersangka kasus dugaan pencabulan santri di Pondok Pesantren Sidiqiyah, Ploso, Jombang, masih berlangsung, Kamis (7/7). Dua mobil warna hitam tampak memasuki area pondok pesantren melalui pintu samping sisi Selatan. Diduga, mobil tersebut digunakan untuk membawa MSAT.

Terlihat satu mobil jenis Grand Livina dan Xenia warna hitam memasuki area Pondok Pesantren Sidiqiyah. Kendaraan tersebut masuk dalam pondok sekitar pukul 9.45 WIB. Diketahui, mobil Grand Livina warna hitam merupakan kendaraan taktis milik tim Resmob Satreskrim Polres Jombang. Sedangkan mobil Xenia warna hitam merupakan kendaraan milik anggota Direskrimum Polda Jatim.

Sekitar pukul 10.14 WIB, mobil tampak keluar dari area Ponpes Sidiqiyah. Namun belum tampak tersangka MSAT.

Baca juga:
Hadiri Sidang di PN Surabaya, Mas Bechi: Alhamdulillah Sehat

Tak hanya dua mobil hitam yang bergerak ke arah pondok, di luar tampak dua mobil jenis Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga yang ditumpangi anggota Direskrimum Polda Jatim juga turut bergeser dari lokasi upaya jemput paksa MSAT.

Sementara itu, kondisi mencekam terjadi di dalam pondok pesantren. Dari informasi yang dihimpun jatimnow di lokasi, dari dalam pondok terdengar suara tembakan gas air mata yang dilakukan petugas terhadap sejumlah pendukung MSAT. Mereka berupaya menghalangi polisi.

Baca juga:
Ratusan Polisi Amankan Sidang Mas Bechi di PN Surabaya