Pixel Code jatimnow.com

Pemkab Ponorogo Siapkan Hewan Kurban dari Peternak Lokal untuk Idul Adha 1443 H

Editor : Redaksi Reporter : Mita Kusuma
Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Ponorogo, Sukarni. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Ponorogo, Sukarni. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Pemkab Ponorogo menyiapkan 5 ekor sapi dan 16 kambing untuk berkurban saat Idul Adha 1443 Hijriah yang jatuh pada tanggal 10 Juli mendatang. Sesuai pesan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, hewan kurban dibeli langsung dari perternak di kabupaten setempat.

Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Ponorogo, Sukarni mengatakan, 5 sapi itu didistribusikan ke Masjid Agung Ponorogo, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, masjid di Desa Bajang dan masjid di Desa Gelang Kulon.

"Kalau kambing menyebar ke seluruh Ponorogo. Saya tidak hapal pasti lokasinya," ujar Sukarni, Jumat (8/7/2022).

Sapi seberat 450 hingga 600 kilogram tersebut, lanjutnya, dibeli langsung dari peternak di Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. Pemkab menyiapkan Rp198 juta untuk membeli hewan kurban.

Baca juga:
Yayasan Pesantren Islam di Surabaya Ini Sembelih Kurban secara Eco Green

"Sesuai dengan keputusan Bupati. Kami memberdayakan peternak di Kabupaten Ponorogo," jelas Sukarni.

"(Sapinya) yang penting bagus. Dipastikan sehat, tidak terkena PMK, sudah dideteksi oleh dokter hewan," tegasnya.

Baca juga:
Pemkot Pasuruan Salurkan 6 Sapi dan 105 Ekor Kambing Kurban untuk Warga

Untuk peringatan Idul Adha tahun ini, Sukarni memastikan penyembelihan akan diawali di Rumah Potong Hewan (RPH) di Kecamatan Jetis. Hal ini berbeda dari pelaksanaan biasanya, di mana penyembelihan dan distribusi dilakukan di lokasi sasaran penerima kurban.

Dirgahayu Ri 77 Bank Jatim

"Penyembelihannya Ponorogo punya RPH. Mengawali penyembelihannya di RPH. Lima disembelih RPH," pungkasnya.

Peristiwa

Kasus PMK di Lamongan Terus Menurun

Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lamongan mulai melandai. Selain angka kesembuhan, sejumlah kecamatan juga mulai terbebas dari momok PMK.