Pixel Code jatimnow.com

Bocah 6 Tahun di Sampang Diduga Dibunuh Temannya, Jasad Ditemukan di Saluran Air

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Fathor Rahman
Bocah yang tewas ditemukan kaki dan tangan diikat tali dan disembunyikan di lubang saluran air di Dusuk Barat, Desa Mandangin, Sampang, Minggu (10/07/2022).(Foto: Polres Sampang)
Bocah yang tewas ditemukan kaki dan tangan diikat tali dan disembunyikan di lubang saluran air di Dusuk Barat, Desa Mandangin, Sampang, Minggu (10/07/2022).(Foto: Polres Sampang)

Sampang - Seorang bocah perempuan berinisial DF (6), warga Dusun Barat Desa Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, diduga kuat dibunuh. Pelakunya diduga masih berusia di bawah umur.

Dugaan pembunuhan menguat setelah mayat korban ditemukan dalam kondisi tidak wajar, Minggu (10/06/2022). Sebab selain badannya telungkup, kaki dan tangannya diikat tali.

Joko, 41, warga setempat mengatakan bahwa sebelum ditemukan meninggal, korban diajak seorang anak perempuan dengan alasan mau makan rujak. Anehnya, sejak pergi korban tidak pulang. Banyak yang mengatakan sebelum ditemukan meninggal, korban jalan kaki bersama AS (12), warga setempat. Namun, AS pulang ke rumahnya dan korban tidak.

"Diketahui, AS pulang ke rumahnya sendirian. Padahal dia yang mengajak korban. Anehnya ada pihak keluarga korban melihat jika AS menggunakan perhiasan yang dipakai DF atau korban saat sebelum meninggal," katanya.

Orang tua korban, Imroni membenarkan telah melihat perhiasan anaknya dipakai AS. Namun AS mengaku tidak mengetahui keberadaan korban. Beberapa jam kemudian, korban ditemukan tewas dan jazadnya ditaruh di saluran air.

Baca juga:
Pilihan Pembaca: Gebyar Nusantara Gemilang, Truk Terguling, Pembunuhan Nelayan

"Saya lihat AS memakai perhiasan milik anak saya. Tapi saat ditanya, anak saya sedang di jalan," katanya.

Informasi yang dihimpun jatimnow, polisi sudah mengamankan dua orang. Namun pihak kepolisian belum menyampaikan identitas pelaku.

Kapolsek Sampang AKP Tomo menyampaikan, polisi sudah mendatangi lokasi. Namun kasus itu langsung ditangani Satreskrim Polres Sampang.

Baca juga:
Pembunuhan Nelayan di Kota Pasuruan Bermotif Sakit Hati, Begini Ceritanya

"Kasus ini tidak ditangani polsek tapi Reskrim Polres, mas. Silahkan langsung ke pak kasatreskrim, " katanya.

Dirgahayu Ri 77 Bank Jatim

 

Peristiwa

Kasus PMK di Lamongan Terus Menurun

Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lamongan mulai melandai. Selain angka kesembuhan, sejumlah kecamatan juga mulai terbebas dari momok PMK.