Pixel Code jatimnow.com

Sambut HUT RI, BPBD Bojonegoro Gelar Lomba Simulasi Penanganan Bencana

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Misbahul Munir
Anggota Linmas saat mengikuti simulasi penangan kedaruratan di Alun-Alun Bojonegoro. (Foto: Edo for for jatimnow.com)
Anggota Linmas saat mengikuti simulasi penangan kedaruratan di Alun-Alun Bojonegoro. (Foto: Edo for for jatimnow.com)

Bojonegoro - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menggelar lomba simulasi penanganan kegawatdaruratan bencana bertempat di lapangan Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro, Kamis (4/8/2022).

Lomba diikuti oleh Kasi Keamanan dan ketertiban (Tantrib) Satpol PP dan perwakilan 11 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di tiap kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro. Para peserta nampak antusias dan semangat dalam mengikuti lomba tersebut.

Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah didampingi oleh Kalaksa BPBD, Kepala Satpol PP serta Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojonegoro.

Kepala BPBD Ardhian Orianto menyampaikan peserta dalam lomba tersebut terdiri dari perwakilan Satlinmas dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.

Ardian menjelaskan tujuan dilaksanakan kegiatan itu adalah untuk memberikan simulasi kesigapan para Linmas dalam penanganan kedaruratan bencana. Diharapkan hal itu dapat meminimalisir adanya korban dan kerugian ketika terjadi bencana di wilayahnya.

Baca juga:
Video: Makam Misterius Ditemukan di Tengah Hutan

"Semoga kegiatan ini menambah keterampilan Linmas dan memberikan manfaat untuk masyarakat.” harapnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan melalui kegiatan lomba ini diharapkan dapat mengasah kemampuan dan kesiapsiagaan seluruh peserta terhadap kemungkinan terjadi bencana.

Baca juga:
Dusun di Ponorogo Alami Kekeringan, Air Bersih Mulai Disalurkan

Anna berharap dengan sinergitas BPBD dengan Satpol PP, dan Damkar ditambah adanya Linmas yang terlatih bila terjadi bencana di wilayah dapat siap, sehingga mampu meminimalisir terjadinya korban.

“Harapan kami dengan adanya lomba simulasi ini pengetahuan yang telah diberikan secara teori dan praktik, agar di terapkan dengan baik efektif efesien gerak cepat untuk memberikan Perlindungan dan keamanan, serta membangun jiwa empati, gotong royong, dan tolong menolong kepada Masyarakat.” ungkap Bupati.