Pixel Code jatimnow.com

Dipeluk Mas Dhito, Emak-emak di Kediri Menangis Bahagia

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Yanuar Dedy
Saat Karsiah memeluk Mas Dhito.(Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Saat Karsiah memeluk Mas Dhito.(Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menyaksikan langsung Parade Barong, Tumpeng Hasil Bumi dan Egrang Kreasi di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Senin (22/8/2022). Kehadirannya pun disambut antusias warga. Mereka saling berebut untuk bisa mendekat dan berjabat tangan dengan sosok bupati muda itu. Tak cukup berjabat tangan, warga juga meminta untuk berswafoto.

Di antara warga yang berebut untuk bisa mendekat adalah Karsiah. Dia dari jauh sudah berlarian dan langsung menjabat tangan Mas Dhito. Dengan girang, Karsiah meluapkan kebahagiannya.

“Ya Allah, Gusti. Ada Mas Dhito. Ya Allah,” teriak Karsiah dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (23/8/2022).

Tak cukup berjabat tangan, Karsiah pun memeluk Mas Dhito.

“Alhamdulillah, Ibu dari mana. Sehat nggeh? ” tanya Mas Dhito.

“Dari Gogorate. Guanteng,” jawab Karsiah secara spontan dengan terus menepuk tubuh Mas Dhito.

Saking bahagianya, wanita berjilbab cokelat itu terlihat gemetar dengan raut wajah memerah seolah ingin meneteskan air mata. Karsiah bangga dan bahagia bisa berhadapan dan memeluk langsung Mas Dhito.

“Saya senang sekali mempunyai bupati seperti ini. Saya terharu bisa ketemu langsung. Memimpi-mimpikan sejak lama,” ucap Karsiah dengan terengah-engah usai meluapkan kebahagiaannya.

Baca juga:
Mas Dhito Beri Hadiah untuk Tiga Perawat yang Berani Sampaikan Saran

Mas Dhito memang dikenal sosok bupati yang dekat dengan warganya. Bahkan setiap kegiatan yang memungkinkan bertemu langsung warga, selalu saja ada momen foto bersama.

Dari kedekatannya itu, Mas Dhito mengetahui selama pandemi warganya cukup lama merindukan hiburan. Tak heran di perayaan HUT ke-77 RI, Pemerintah Kabupaten Kediri membuat even bertajuk Gempita Kemerdekaan selama dua pekan mulai 15-28 Agustus.

Tiga parade yang diadakan sejak siang dikemas dalam satu acara. Sebagai perlambang usia kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, baik barong, tumpeng hasil bumi, maupun egrang kreasi yang tampil berjumlah 77.

Mas Dhito benar-benar ingin memanjakan warganya dengan hiburan. Mas Dhito berharap kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kediri itu bisa membuat warganya bahagia.

Baca juga:
Pemkab Kediri Finalisasi Data Pedagang Penerima Bantuan BBM, Ini Targetnya

"Harapan saya, di 77 tahun Indonesia merdeka ini masyarakat Kabupaten Kediri selalu diberikan kebahagiaan dan kesehatan," ucapnya.

Tak berhenti di perayaan kemerdekaan. Sejumlah kegiatan telah direncanakan sejak kini. Bahkan, dia berencana kembali menggelar parade sewu barong yang telah lama vakum akibat pandemi. Rencananya sewu barong tersebut akan digelar saat HUT Kabupaten Kediri pada Maret 2023.

 

(ADV)