Pixel Code jatimnow.com

Ini Alasan Deltras FC Protes Jadwal Kompetisi Liga 2 Wilayah Timur

Editor : Sofyan Cahyono   Reporter : Zainul Fajar
Pertandingan Deltras FC saat menjamu Persipa Pati beberapa pekan lalu.(Foto: Tim Media Deltras for jatimnow.com)
Pertandingan Deltras FC saat menjamu Persipa Pati beberapa pekan lalu.(Foto: Tim Media Deltras for jatimnow.com)

Sidoarjo - Jadwal kompertisi sepak bola Indonesia Liga 2 Wilayah Timur menuai polemik. Manajemen Deltra Putra Sidoarjo FC (Deltras) berencana mengajukan nota keberatan. Hal itu terkait dengan jadwal beberapa pertandingan terakhir.

Asisten Manager Deltras Miftahul Fahamsyah mengatakan, jadwal tersebut berbanding terbalik dengan beberapa klub lain. Misalnya, Kalteng Putra dan Karo United yang pertandingannya berakhir pada Januari 2023.

"Jadwal pertandingan putaran kedua Wilayah Timur, Deltras FC menjalani laga terakhir pada 21 Desember 2022. Sedang Persewar pada 20 Desember 2022. Jadwal pertandingan terakhir Deltras FC dan Persewar terpaut dua pekan lebih dengan mayoritas tim di Wilayah Timur yang berakhir pada 7 Januari 2023," ujar pria yang akrab disapa Fim tersebut, Rabu (24/8/2022).

"Di sisi lain, PDS dan Kalteng Putra dijadwalkan memainkan partai terakhir pada 13 Januari 2023. Bahkan di Januari 2023, bersama Karo United, Kalteng Putra memiliki dua jadwal pertandingan," sambungnya.

Baca juga:
Anang Ma'ruf dan Yusuf Ekodono Puji Soekarno Cup 2026, Ruang Unjuk Gigi Talenta Muda

Fim berharap bahwa hal ini menjadi perhatian serius dari pemangku Liga 2. Pihaknya meminta agar pertandingan terakhir di Liga 2 dibuat seragam.

"Demi menjunjung dan menegakkan azas fairplay yang merupakan ibu kandung dari olahraga, kami dari Deltras FC berharap jadwal pertandingan terakhir Wilayah Timur kompetisi Liga 2 musim 2022/2023 dibuat seragam hari dan tanggalnya," pungkasnya.

Baca juga:
Bidik Juara Grup, PKDI Gresik Siap Tampil All Out Lawan Sidoarjo

 

Pabrik Tekstil PT Mahatex di Badas Kediri Terbakar
Peristiwa

Pabrik Tekstil PT Mahatex di Badas Kediri Terbakar

Sebanyak sembilan personel terlibat dalam proses penanganan kebakaran. Petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 15.00 WIB.