Pixel Code jatimnow.com

Mas Dhito Beri Bantuan Modal untuk Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Ngadiluwih

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Yanuar Dedy
Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa dalam acara penyerahan bantuan sosial (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa dalam acara penyerahan bantuan sosial (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) memberikan bantuan tambahan modal usaha bagi 52 pedagang terdampak kebakaran Pasar Ngadiluwih. Bantuan disalurkan dengan besaran antara Rp2,5 sampai 10 juta.

Mas Dhito mengatakan, bantuan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri untuk membantu meringankan beban pedagang.

"Tentu harapannya pedagang mempunyai tambahan modal usaha sehingga bisa berusaha kembali," ungkap Mas Dhito dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa di acara penyerahan bantuan, Kamis (1/9/2022).

Penyerahan bantuan berlokasi di Pendopo eks Korcam Ngadiluwih. Rinciannya, 6 pedagang masing-masing mendapat Rp10 juta, 4 pedagang masing-masing Rp5 juta dan sisanya 42 pedagang masing-masing menerima Rp2,5 juta.

"Harapannya bantuan stimulus yang diberikan ini dapat memulihkan perekonomian bagi pedagang yang terdampak kebakaran sehingga kegiatan jual beli dapat terus berjalan," tambahnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih mengungkapkan, penyerahan bantuan itu berdasarkan proses verifikasi supaya tidak salah sasaran. Bantuan langsung masuk ke rekening 52 pedagang dan bisa dicairkan mulai hari itu pula.

"Dengan bantuan ini diharapkan pedagang yang saat ini sudah berjualan dapat tambahan modal untuk menambah dagangannya," ungkap Tutik.

Anggaran yang dikucurkan Pemkab Kediri untuk pemberian bantuan kepada 52 pedagang terdampak kebakaran itu sebesar Rp185 juta. Besaran bantuan yang diberikan dengan banyak pertimbangan dan menyesuaikan dari kerugian pedagang.

"Jumlahnya mungkin masih jauh, terutama untuk pedagang besar yang kerugiannya di atas Rp100 juta, tapi mudah-mudahan bantuan stimulus ini dapat meringankan beban para pedagang," urainya.

Baca juga:
Mas Dhito Warning Bansos Tidak untuk Sanak Saudara, Kuncinya Verifikasi-Validasi

Pemberian bantuan tambahan modal usaha ini disambut antusias pedagang Pasar Ngadiluwih. Mereka mengapresiasi perhatian yang diberikan Mas Dhito kepada para pedagang yang terdampak kebakaran.

"Terimakasih Mas Dhito perhatiannya kepada kami. Walaupun beliau tidak bisa hadir dan diwakili wakil bupati, podo wae (sama saja). Terima kasih Mas Dhito," tutur Mujihadi, seorang pedagang gorengan.

Pedagang asli Ngadiluwih itu mengaku tidak menghitung pasti jumlah kerugian yang dia tanggung akibat kebakaran. Begitu pula dari verifikasi yang dilakukan pemerintah melalui Dinas Perdagangan, dia mendapatkan bantuan Rp2,5 juta.

"Kerugian nggak ngitung, yang penting diperhatikan saja saya sudah terimakasih," ungkap dia.

Baca juga:
Gunung Kelud Disiapkan Menjadi Kawasan Wisata Ramah Disabilitas

Ucapan terimakasih juga disampaikan Endang Karyati, pedagang lain yang terdampak kebakaran. Menurutnya, akibat kebakaran, dua kios yang ditempatinya ikut hangus dengan kerugian ditaksir lebih dari Rp200 juta.

"Dagangan saya ada snack, ada rokok-rokok itu kan banyak. Tapi Alhamdulilah dibantu Rp10 juta untuk tambahan modal," ucapnya.

Kebakaran Pasar Ngadiluwih terjadi pada Minggu (8/5/2022) lalu dan menghanguskan sekitar 100 lapak pedagang. Pascakebakaran, Dinas Perdagangan tak berselang lama menyediakan tempat penampungan sementara untuk pedagang kembali berjualan.

(ADV)